BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Putra Pertama Bos Om Monata Dibekuk Polisi, Sudah 7 Bulan Konsumsi Sabu

Kriminal   Dibaca : 348 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Putra Pertama Bos Om Monata Dibekuk Polisi, Sudah 7 Bulan Konsumsi Sabu
Foto : Berita Jatim

Foto : Berita Jatim

SIDOARJO, FaktualNews.co – Andri Septian (27), putra pertama Bos Om Monata, Gatot Hariyanto dibekuk Unit Reskrim Polsek Krembung, Resort Sidoarjo. Andri ditangkap karena kedapatan menyimpan Narkoba jenis sabu-sabu.

Sementara teman Andri berhasil melarikan diri dari sergapan petugas. Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita sabu-sabu seberat 1,63 gram. “Kami mendapati tersangka Andri di kamar T (teman Andri). Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu dan perangkatnya. Andri langsung kami giring ke Mapolsek Krembung,” kata Kapolsek Krembung AKP Saadun seperti dilansir beritajatim, Senin (6/2/2016).

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

Baca Juga:  Bejat, Pria Ini Cabuli Anak Tiri dan Anak Teman Sendiri

BACA JUGA :

[/box]

Lebih lanjut ia menjelaskan, penangkapan Andri berdasarkan informasi masyarakat yang mencurigai di rumah T, ada pesta sabu-sabu. Warga yang resah, melapor ke Polsek Krembung dan langsung ditindaklanjuti. Alhasil, polisi mendapati Andri bersama temannya menyimpan sabu-sabu. Tak pelak, petugas kemudian meringkusnya ke Mapolsek Krembung.

Baca Juga:  Duda Pemeras Mantan Kekasih Asal Sidoarjo Terkenal Raja Sawer

Tersangka T yang berhasil mengelabuhi petugas masih dalam pengejaran. Semula T sudah ditanya namanya saat membuka pintu kamar usai di ketuk petugas. Setelahnya, T langsung kabur dan melarikan diri. “Nama saya bukan T. Saya tidak tahu T kemana,” jawab T ditirukan Saadun saat menceritakan pengakuan tersangka T.

Baca Juga:  Ancam Sebar Video Bugil, Duda di Sidoarjo Kuras Harta Sang Mantan Rp 180 Juta

Kepada penyidik, Andri mengaku sudah 7 bulan ini mengkonsumsi sabu-sabu. Mengkonsumsi sabu-sabu untuk menambah stamina saat menjadi sopir orang tuanya yang sering mendapatkan job luar kota. “Saya nyabu untuk menambah stamina saat menjadi sopir orang tua ke luar kota,” katanya.Andri juga membeberkan, sabu-sabu miliknya dibeli dari temannya T seharga Rp 200 ribu. “Yang beli sabu-sabu, T sendiri yang lansung ke temannya, saya tidak tahu maupun kenal dengan teman T,” tandas Andri.

Editor
KOMENTAR