JAKARTA, FaktualNews.co – Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta tinggal dua hari lagi. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan situasi yang sedang memanas harus disikapi dengan bijaksana.
“Setelah mengamati situasi beberapa hari ini baik di seluruh daerah maupun khususnya di Jakarta ada seperti yang disebutkan agak memanas. Maka kita ingin menyikapi hal itu harus dengan bijaksana dan Arif sebagai ormas non politik yang datang. Semuanya ormas bukan partai politik, tapi mempunyai tanggung jawab besar menjaga keutuhan, keselamatan, kekuatan, persatuan, dan kesatuan negara Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Said di kantornya, Jl Kramat, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).
Ia mengimbau agar Pilkada digelar secara damai, tidak mendahulukan kepentingan diri atau sekelompok. Sebab, hal itu hanya kepentingan sesaat.
“Sekali lagi ini merupakan imbauan yang tidak bosan-bosan kami dari NU mengimbau seluruh masyarakat khususnya warga NU sendiri agar mengutamakan mendahulukan kepentingan negara kepentingan bangsa, pinggirkan kepentingan sesaat politik apa itu Pilkada, Pilpres atau Pilgub atau Pileg lah, semuanya merupakan kepentingan sesaat,” ujarnya.
Sebagai masyarakat sipil seharusnya bersatu untuk memperkuat kesejahteraan, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan . Dia menegaskan tidak ada kepentingan apapun dalam kondisi pilkada yang memanas ini.
“Yang apa pun situasi kondisinya, kami tetap tidak punya kepentingan politik, apalagi pribadi saya tidak ada kepentingan politik apapun,” ujarnya.
Berikut sikap PBNU yang dibacakan Said Aqil:
“Karena itu, kita semua harus menghormati dan menerima hasil pilkada DKI nanti sebagai wujud dari pelaksanaan proses demokrasi yang jujur adil dan bermartabat,” kata Said.
“Sekali lagi apapun siapapun yang menang atau yang berhasil adalah kemenangan warga DKI kemenangan masyarakat Indonesia bukan hanya kemenangan kepentingan kelompok tertentu, siapapun yang menang dari hasil pilkada yang jujur adil dan bermartabat warga DKI semuanya harus menghormati dan menerimanya siapapun yang menang,” imbuhnya. (detik.com)