Peristiwa

Demo Jokowi, Puluhan Mahasiswa Diamankan Polisi di Dalam Ruko

Aksi demo dihadang polisi. (Ilustrasi)

MALANG, FaktualNews.co –  Sebanyak 35 peserta aksi menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ditahan polisi, Sabtu (3/6/2017). Hingga sekitar puluk 15.35 WIB, ke-35 mahasiswa tersebut masih ditahan di sebuah rumah toko (ruko) seberang gapura utama UMM.

Humas aksi, Fauzul Qobir, mengatakan mahasiswa yang ditahan itu dari sejumlah kampus di Malang, aksi yang rencananya digelar sekitar pukul 12.00 WIB, namun ketika massa aksi bersiap, anggota intelijen kepolisian mendatangi mereka dan meminta supaya aksi tidak dilanjutkan.

“Ada sekitar 50 orang peserta aksi. Ketika kami bersiap aksi, datang intel polisi. Mereka meminta supaya aksi kami tidak dilakukan. Namun kami tetap ingin melanjutkan aksi, karena ingin menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintaha Jokowi – JK,” ujar Fauzul saat dihubungi, Sabtu (3/6/2017) sore.

BACA : Jokowi: Tindak Tegas Siapa Pun Pelaku Persekusi

Polisi membubarkan aksi itu, ketika usaha lobi antara pihak kepolisian denga peserta aksi. Selanjutnya polisi menghadang massa aksi dan memojokkan mereka sampai akhirnya menggiring mahasiswa ke sebuah ruko.

“Di ruko inilah, teman-teman saya disekap, katanya akan dibebaskan setelah Jokowi meninggalkan UMM,” jelas Fauzul.

Fauzul sendiri tidak ditahan karena ketika teman-temannya digiring, ia berusaha menolong temannya yang dikejar polisi. Setelah kembali ke ruko, dia tidak dibolehkan bertemu dengan teman-temannya yang ada di dalam ruko.

Sementara itu, informasi lain yang diperoleh di lapangan, terjadi perampasan peralatan aksi seperti megaphone, bendera, dan poster. Mereka juga mendapatkan intimidasi. Petugas juga meminta identitas satu per satu anak yang berada di dalam ruangan.

Seperti diberitakan, Sabtu (3/6/2017) Presiden Joko Widodo mengunjungi Kota dan Kabupaten Malang. Kunjungan diadakan di SMA Taruna Nala, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, dan UMM. (dit/rep)