FaktualNews.co

Prihatin Kondisi Bangsa, Mahasiswa Sumenep Aksi “Gotong Mayit”

Peristiwa     Dibaca : 1108 kali Penulis:
Prihatin Kondisi Bangsa, Mahasiswa Sumenep Aksi “Gotong Mayit”
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi "Gotong Mayit", Selasa, (6/6/2017) di depan gedung DPRD setempat. FaktualNews.co/Supanjie/

SUMENEP, FaktualNews.co – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi “Gotong Mayit”, Selasa, (6/6/2017)  di depan gedung DPRD setempat.

Korlap aksi, Sitti Zahro, mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian carut marutnya bangsa Indonesia.

Menurutnya, sejak beberapa tahun lalu bangsa Indonesia dilanda persoalan-persoalan yang terkesan tidak berujung.

“Salah satunya kasus terorisme, seperti terjadinya bom bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta,” katanya dihadapan demonstran.

Tidak hanya itu, persoalan seksualitas, maraknya perampokan, pencurian, peredaran narkoba yang semakin merata di semua lini, korupsi, penistaan agama, serta pembakaran kitab suci.

Menurut Zahro, problem ini bisa saja nanti menjadi pemicu pecahnya NKRI. “Ini akibat pecahnya nilai-nilai Pancasila,” paparnya.

IMM mendesak agar DPRD untuk mendesak DPR RI segera menetapkan UU tentang terorisme, dan juga meminta agar Polri mengedepankan profesionalisme dalam penegakan hukum.

“Kami harap DPRD Sumenep bisa menyampaikan apa yang telah menjadi tuntutan kami,” sambung dia.

Setelah lama berorasi, akhirnya perwakilan mereka diperbolehkan masuk ke dalam kantor wakil rakyat di Jalan Trunojoyo. Mereka ditemui oleh Bambang Prayogi, Iskandar, dan Hj Zulfah di ruangan komisi II.

Bambang Prayogi, anggota Komisi II, menyambut baik dan akan segera menindaklanjuti semua tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

“Ini ada kesamaan dengan kami, sudah pasti kami sampaikan semua aspirasi tersebut,” katanya singkat. (jie/rep)

Iklan Cukai Lamongan
Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...