FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

921 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Arus Mudik di Jombang

Peristiwa     Dibaca : 527 kali Jurnalis:
921 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Arus Mudik di Jombang
Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko (tengah), Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto (dua kiri) saat gelar pasukan di alun-alun Jombang, Jawa Timur, Senin (19/6/2017). FaktualNews.co/Roni Suhartomo/

JOMBANG, FaktualNews.co – Sebanyak 921 personel disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah di wilayah Kabupaten Jombang. Pasukan tersebut terdiri dari 700 anggota polisi, serta 221 dari unsur TNI dan umum.

Sebelum diturunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel gelar pasukan operasi ramadniyah 2017 di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Senin (19/6/2017). Tidak hanya personel pasukan, tapi kelengkapan pengamanan berupa kendaraan yang akan juga dioperasikan dicek kesiapannya saat apel gelar pasukan.

Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko yang bertindak sebagai pimpinan apel, berharap angka kecelakaan di Jombang selama arus mudik bisa berkurang dari tahun sebelumnya.

“Kalau harapannya, saat arus mudik angka kecelakaan bisa ditekan. Sebisa mungkin lebih kecil dari sebelumnya,” kata Bupati Jombang.

Dalam pengamanan mudik Lebaran 2017 kali ini, Pemerintah Kabupaten Jombang membantu pengamanan mudik dan balik. “Pemerintah daerah memback up penuh pengamanan ini untuk keselamatan masyarakat atau pemudik,” jelas Nyono.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto menyatakan, pihaknya sudah siap untuk pengamanan arus mudik lebaran tahun ini. “Kami siap memberikan rasa aman, rasa nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” ujarnya kepada awak media.

Kapolres menjelaskan, untuk target pengamanan mudik tahun ada ada tiga. Yakni ketersediaan pangan dan sembako selama lebaran. Kemudian, terciptanya keamanan, ketertiban dengan menekan angka kejahatan yang sifatnya konvensional seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), copet, perampokan, dan lainnya.

“Serta kenyamanan bagi pengendara saat arus mudik. Kami akan memastikan jalur-jalur mudik di Jombang bisa dilalui dengan aman baik tol, jalur utama, maupun alternatif,” pungkasnya.

 

 

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...