Peristiwa

Terlibat Kecelakaan, Enam Pemudik Tewas di Jalur Pantura Probolinggo

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Enam orang pemudik tewas dalam kecelakaan bus di Jalur Pantura Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (24/6/2017). Seluruh korban tewas langsung dilarikan ke rumah sakit Wonolangan, Dringu dan rumah sakit dr Mohammad Shaleh, Kota Probolinggo.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan itu bermula saat bus pariwisata bernomor polisi AA 1428 ED, yang dikemudikan Edi Susanto, warga Kedung Kandang, Kabupaten Malang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. Sementara dari arah berlawanan, mobil berplat N 590 NQ yang disopiri Zainul Anwar, warga Desa Bago, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo juga melaju dengan kecepatan tinggi.

“Waktu sampai di lokasi kecelakaan, mobil ini tiba-tiba oleng dan di luar kendali hingga akhirnya oleng ke arah berlawan. Sehingga tabrakan pun tidak bisa terhindarkan,” ujar Sutikno, salah seorang saksi mata kepada sejumlah wartawan, Sabtu (24/6/2017).

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang minibus langsung meninggal dunia di lokasi. Mereka adalah seorang bocah bernama Intan Nuraini, Adelia (balita) dan Zaenul Anwar. Sedangkan 3 korban lainnya meninggal saat di rumah sakit, yakni Sapari, Elia dan Amelia.

Sementara satu korban kritis atas nama Zulkifli, saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Wonolangan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Satlantas Polres Probolinggo masih mendalamai kasus kecelakaan di jalur pantura ini, tepatnya yaitu di Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu.