FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tiga Bulan Tak Ditegur, Kuli Bangunan Bacok Rekannya Sendiri

Kriminal     Dibaca : 520 kali Jurnalis:
Tiga Bulan Tak Ditegur, Kuli Bangunan Bacok Rekannya Sendiri
Nanang Andika, pelaku pembacokan saat diringkus aparat kepolisian.FaktualNews/Ekoyono

SURABAYA, FaktualNews.co – Hanya karena persoalan sepele, pemuda berusia 34 tahun ini nekat membacok rekannya sendiri. Pelaku diketahui bernama Nanang Andika. Aksi nekat itu dilakukan hanya karena sakit hati.

Nanang merupakan Dusun Lanasan Rt. 04 Rw. 18 Desa Gelang, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ia mengaku sakit hati dengan korban, Sholihin warga Jl. Jeruk Kota Surabaya. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka akibat sabetan celurit ditubuhnya.

Kuli bangunan yang tinggal di Jl. Jeruk Gg. Pinggir Surabaya tersebut sakit hati terhadap korban lantaran dirinya tidak di tegur sapa oleh korban selama tiga bulan. Begitu ada kesempatan, disiapkanlah sebilah celurit itu yang dibawanya dari tempat kos pelaku.

“Terbukti bersalah melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, pelaku akhirnya diamankan di Mapolsek Lakarsantri Surabaya untuk penyidikan lebih lanjut “,kata AKP Haryoko Widhi, Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Surabaya, Jum’at (28/7/2017).

Lebih lanjut Haryono menambahkan, penganiayaan itu sendiri terjadi pada, Kamis (27/7/1017) dan selanjutnya dilaporkan polisi. Mendapat laporan itu, petugas akhirnya membekuk pelaku di tempat tinggalnya tanpa perlawanan.

Kepada petugas pelaku sendiri mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku nekat membacok korban lantaran sakit hati karena tidak di tegur sapa oleh korban yang pelaku sendiri mengatakan tidak tahu apa sebabnya.

“Sabetan celurit mengenai pundak sebelah kiri, yang mengakibatkan luka sayatan pada punggung bagian atas korbannya,” tambah Haryoko.

Disamping pelaku pembacokan polisi juga mengamankan sebilah celurit sebagai barang bukti dan disertai visum korban dari dokter.

Editor
Z Arivin


daftar calon tetap jombang
daftar calon tetap KPU jember