BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Berdalih Untuk Uang Saku Anak, Kusnadi Nekat Bongkar Kotak Amal Musala

Peristiwa   Dibaca : 384 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Berdalih Untuk Uang Saku Anak, Kusnadi Nekat Bongkar Kotak Amal Musala
Kusnadi, pencuri kota amal musala saat diamankan di Mapolsek Puri.FaktualNews/Khilmi S Jane

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kusnadi, (39) warga asal Dusun Brombong, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, diamankan warga. Itu setelah ia kedapatan mencuri kotak amal di sebuah musalla, Senin, (31/7/2017) siang.

Aksi nekat Kusnadi ini dilakukan di musala Nurul Iman, di Dusun Genengan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Namun, belum sempat menikmati hasil curiannya, ia justru terpergok warga.

Bahkan, sebelum akhirnya digelandang ke Mapolsek Puri, bapak tiga anak ini sempat jadi bulan-bulanan warga setempat. Penjual es degan yang biasa berkeliling di Mojokerto ini pun dalam kondisi babak belur.

Baca Juga:  Curi Kabel Bapak Lima Anak Diamankan Satpam

“Saat itu, warga yang melintas di depan musala curiga dengan gerak-gerik pelaku yang mencurigakan di dalam musalla,” kata Wardana, warga setempat, Senin (31/7/2017).

Tidak mau ambil resiko, warga pun segera masuk ke musala untuk melihat apa yang dilakukan Kusnadi di dalam. Saat di lokasi, ternyata pelaku yang yang beraksi seoarang diri itu sedang menguras isi kotak amal.

“Saat itu juga pelaku langsung ditangkap dan diamankan di rumah Kepala Dusun setempat sambil menunggu kami (Polisi) datang,” ungkap Kapolsek Puri AKP Airlangga Permady.

Baca Juga:  Ini Pengakuan Sopir Bus PO Kencono Wungu yang Tabrak Dua Motor di Mojokerto

Warga yang geram dan tidak bisa menahan emosinya pun sempat menghakimi Kusnadi. Beruntung aksi main hakim sendiri itu tidak berlangsung lama. Setelah petugas reskrim Polsek Puri yang dipimpin langsung Kanit reskrim Aiptu Sultono datang di lokasi, petugas segera mengamankan pelaku.

“Langsung kami bawa ke Mapolsek Puri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Terungkap pelaku ternyata juga banyak beraksi di wilayah Sooko dan Trowulan,” jelasnya.

Masih kata Kapolsek, modus pelaku pun cukup cerdik. Sebelum melakukan aksinya, pelaku tak jarang berpura-pura akan melangsungkan ibadah di dalam musala atau masjid yang menjadi targetnya untuk mengelabui masyarakat.

Baca Juga:  Dibekuk saat Transaksi Obat Terlarang, Dua Pemuda Diamankan

“Sebelum beraksi, pelaku juga didukung dengan penampilannya, seperti pakai baju koko dan peci yang selalu terpasang di kepalanya. Dia juga menyempatkan ke kamar mandi dan tempat wudlu dulu sambil mengamati situasi,” paparnya.

Setelah kondisi dinilainya aman untuk melancarkan aksinya, ia pun baru beraksi. Untuk melancarkan aksinya itu, tak jarang pelaku menggunkana puluhan kunci bodong yang sudah disiapkan pelaku dari rumah.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR