FaktualNews.co

Retribusi Pasar Lenteng Sumenep Disinyalir Jadi Bancakan, Sepekan PAD Hanya Rp 1,3 Juta

Peristiwa     Dibaca : 1778 kali Penulis:
Retribusi Pasar Lenteng Sumenep Disinyalir Jadi Bancakan, Sepekan PAD Hanya Rp 1,3 Juta
FaktualNews.co/Supanjie/
Pasar Sapi Lenteng, di Sumenep Madura, Selasa (22/8/2017).

SUMENEP, FaktualNews.co – Retribusi Pasar Sapi Lenteng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur, disinyalir jadi bancakan oknum tertentu. Kecurigaan itu muncul karena setiap minggu retribusi yang terkumpul dinilai tidak utuh.

Pasar sapi Lenteng beroperasi satu kali selama seminggu, yakni pada hari Minggu. Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh LAKI setiap minggu terdapat sekitar 700-1000 ekor sapi yang masuk dalam arena pasar untuk diperjual belikan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Setiap satu ekor sapi dikenakan retribusi sebesar Rp 7.500 untuk kalangan warga biasa, dan Rp 6.500 bagi pedagang yang setiap akhir pekan memasarkan hewan dagangannya.

Namun faktanya, setiap pasaran hanya sekitar Rp 1.300.000 atau hasil penarikan retribusi sebanyak 200 ekor sapi yang disetorkan kepada pemerintah.

Sisanya sekitar Rp 3.900.000 diduga masuk kantong pribadi oknum tertentu. Modusnya dengan cara setiap pedagang tidak diberi karcis sebagai tanda bukti pembayaran.

“Hanya sekitar 25 persen yang masuk ke daerah,” kata aktivis LAKI Bagus Junaidi.

Terpisah, Inspektorat Sumenep, Sumenep, mulai membidik dugaan penyimpangan retribusi Pasar Hewan Lenteng. Bahkan Inspektorat tengah menyelidiki dugaan penyimpangan tersebut.

“Sudah di cek kelapangan,” kata Inspektur Pembantu, Inspektorat Sumenep Chozaimah, Selasa (22/8/2017).

Namun, Ima sapaan akrabnya enggan membeberkan hasil temuan tersebut. Karena akan dilakukan peninjuan kembali. “Minggu depan ke lokasi lagi,” ujarnya.

Saat ini lanjut Ima, dirinya masih fokus menangani sejumlah pengaduan di desa lain. “Masih memeriksa soal soal Desa Gapura, soal itu, tunggu minggu depan ya,” pintanya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...