Peristiwa

Mobil Patwal Polresta Mojokerto Tabrak Truk di Jalan Raya By Pass

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Mobil patwal milik Satlantas Polres Mojokerto Kota, terlibat kecelakaan di jalan By Pass Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (24/8/2017).

Kecelakaan itu terjadi diduga akibat ban mobil patwal yang tiba-tiba terkunci saat melaju. Akibatnya, mobil patwal ini beradu moncong dengan sebuah truk dari arah berlawanan.

Mobil patwal milik Polres Mojokerto Kota ini bertabrakan dengan sebuah truk tanpa muatan bernopol S 8723 QA yang dikemudikan Bandi, (48) warga Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur. Saat dikonfirmasi, Bandi mengatakan pihaknya usai mengirim pesanan kayu ke Jombang dan hendak pulang.

“Kejadian sekitar 12.30 WIB siang. Saya dari Jombang kirim kayu, ini mau pulang. Kebetulan satu mobil sama teman saya, Amat,” ujarnya.

Bandi mengaku kaget saat ia melihat mobil patwal tiba-tiba oleng tak terkendali di depannya. Kecelakaan tersebut terjadi di depan Pos Polisi 901. “Truk kami tidak melaju kencang, tapi tiba-tiba ada mobil patwal ini jalan ke tengah jalan. Saya sudah tidak mampu mengendalikan truk saya,” ungkap Bandi.

Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Karen membenarkan kejadia itu. Ia mengatakan, hasil olah TKP sementara, kecelakaan tersebut terjadi akibat ban mobil patwal yang tiba-tiba terkunci mendadak.

“Itu dikuatkan dengan adanya bukti bekas rem panjang dari arah Surabaya menuju Jombang,” ungkapnya.

Masih kata Karen, kecelakaan tersebut bermula ketika mobil patwal itu hendak menuju Pos Polisi 901 Gunung Gedangan. Namun, saat dalam perjalanan mendadak ban mobil terkunci.

“Mobil patwal mau ke pos polisi, tapi terjadi hal itu. Brigadir Adi, pengemudi mobil patwal itu tidak bisa mengendalikan mobilnya. Akhirnya terlibat laka itu,” imbuh Karen.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kedua pengendara truk ditemukan selamat dan pengendara mobil patwal juga ditemukan selamat.

Akibat kejadian tersebut, arus lalulintas dari arah Surabaya menuju Jombang sempat mengalami kemacetan dan arus lalulintas sempat dialihkan melalui jalur dalam Kota Mojokerto.

“Kalau truk sudah bisa kami pinggirkan. Mobil patwalnya ini yang harus kami derek. Rodanya sudah gak mau berputar. Terpaksa kami derek,” pungkas Karen.