Peristiwa

Pelebaran Jalan di Curahmalang Jombang Diduga Proyek ‘Siluman’

JOMBANG, FaktualNews.co – Proyek pelebaran jalan alternatif di Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur diduga tak mematuhi aturan yang berlaku. Ini lantaran tidak terlihat papan nama pembangunan yang menjelaskan keberadaan proyek tersebut seperti pada umumnya.

Biasanya pelaksana proyek memasang papan nama pembangunan yang menyebut jumlah dana proyek sehingga masyarakat bisa mengawasi kualitas jalan tersebut.

Sumila (45), salah satu warga setempat mengungkapkan, sejak awal dilakukan pengerjaan proyek tersebut diakuinya memang tidak terlihat papan nama proyek.

“Bisanya kan ada papan nama, tapi ini memang dari awal pengerjaan tidak ada. Kalau tidak ada papan nama kan kita tidak tau berapa anggarannya. Bisa jadi nanti dikerjakannya asal-asalan, cepat rusak lagi jalannya,” katanya kepada FaktualNews.co, Jumat (15/9/2017) petang.

Dikatan dia, pengerjaan pelebaran jalan alternatif itu dilakukan sejak sekitar satu bulan sebelumnya. “Sudah satu bulanan mas,” jelas Sumila.

Terpantau di lokasi, volume jalan yang hendak dilakukan pelebaran cukup luas, kurang lebih dari 400 mter dari ujung timur ke barat. Sebagian proses pelebaran jalan di sudut timur tampak sudah selesai dikerjakan.

Saat ini, tumpukan material proyek, seperti batu, tanah berada di bagian tengah-tengah jalan sekira 10 miter dari pelebaran jalan bagian timur yang sudah dikerjakan. Dua bagian pinggir jalan itu juga sudah terlihat dikeruk selebar kurang lebih 15 hingga 20 sentimeter.

Sumila mengungkapkan, semenjak dilakukan pengerukan bagian pinggir jalan, tak sedikit warga yang melintas terjatuh akibat minimnya alat penerangan khususnya pada malam hari. “Banyak orang-orang sini yang terjatuh mas,” beber Sumila.

Sayang, saat FaktualNews.co hendak menanyakan lebih jauh terkait keberadaan proyek ini, tak ditemui satupun pekerja proyek ini. Alat-alat beratpun juga tidak terlihat di lokasi.