FaktualNews.co

Minuman Zaman Majapahit, Kembali Jadi “Viral”

Kuliner     Dibaca : 2249 kali Penulis:
Minuman Zaman Majapahit, Kembali Jadi “Viral”
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Pengusaha wedang secang mengemas minuman herbal di Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Minuman herbal dan banyak manfaat kini kembali viral di kalangan masyarakat. Akrab disebut wedang secang, minuman berwarna merah itu konon katanya kesukaan para raja-raja saat masa Kerajaan Majapahit. Kini, minuman tersebut kembali ‘viral’ di tempat-tempat angkringan dan kafe.

Minuman herbal tersebut biasa disajikan di sebuah cangkir dan terkadang di teko. Penyajiannya cukup unik, bahan-bahan herbal minuman tersebut tidak dipisahkan saat penyajian. Dalam gelas atau teko tersebut, masih tampak serutan batang kayu secang dan beberapa tanaman herbal lainnya.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Risa Arfiana Agustina (25) salah satu pengusaha wedang secang mengatakan, adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat wedang secang tersebut, yakni kayu secang, kapulaga, kayu manis, cengkeh. “Bahan-bahan tersebut diseduh atau direbus dalam air mendidih kurang lebih selama 10 hingga 15 menit,” ungkapnya.

Selain itu, perempuan asal Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur itu menjelaskan, penyajian wedang secang lebih nikmat saat ditambahkan jahe.

“Tanpa jahe, wedang secang ini sudah terasa sedikit pedas karena efek kapulaga. Namun, lebih nikmat lagi kalau ditambah jahe,” jelasnya.

Untuk menambah rasa manis dalam penyajiannya, anda bisa menambahkan gula dengan takaran sesuai selera. “Bisa ditambahkan gula, untuk penambah rasa manis. Tapi lebih berkhasiat jika tidak pakai gula saat disajikan,” tambahnya.

Untuk pemasarannya, Risa menyediakan wedang secang siap saji yang dikemas dalam plastik. Di dalam kemasan tersebut, sudah tersedia kayu secang yang sudah dipotong tipis-tipis, kapulaga, kayu manis, serta cengkeh. “Kalau jahe sengaja tidak kami kemas, karena jahenya bisa menjamur. Kalau jahenya dikeringkan dulu, saat diseduh rasa pedas dari jahe kurang maksimal,” ujarnya.

Satu kemasan Wedang Secang Majapahit tersebut, biasanya bisa digunakan hingga tiga kali penyeduhan. “Kalau biasanya lebih dari tiga kali penyeduhan, warna airnya sudah tidak merah lagi. Warna merah itu dihasilkan dari kayu secang,” ucapnya.

Masih kata Risa, Wedang Secang tersebut memiliki beberapa manfaat yang diantaranya, untuk menghangatkan tubuh, mencegah masuk angin, meningkatkan stamina, mencegah maagh, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi obesitas, meredakan sakit perut, menyehatkan dinding usus, antioksidan, mencegah kanker, TBC, tumor, tekanan darah tinggi.

Berniat mencicipi nikmatnya Wedang Secang Majapahit ala Kerajaan Majapahit? Dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp 5 ribu anda sudah bisa menikmati Wedang Secang Majapahit bersama keluarga di rumah. Untuk proses pemesanannya pun cukup mudah, anda hanya cukup menghubungi di 081249340009, kemasan Wedang Secang Majapahit pun segera sampai di rumah anda.

Tidak hanya melayani pesanan per kemasan, Risa juga melayani pemesanan kemasan Wedang Secang Majapahit secara partai dan biasanya digunakan untuk stok di tempat usaha anda seperti angkringan atau kafe.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...