BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Isi LDKS Siswa Gresik, Kasdim 0815 Mojokerto Paparkan Ancaman Pihak Asing

Peristiwa   Dibaca : 170 kali Jurnalis:
Isi LDKS Siswa Gresik, Kasdim 0815 Mojokerto Paparkan Ancaman Pihak Asing
FaktualNews.co/Istimewa/
Kasdim 0815 saat memberikan paparan.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin memberikan wawasan kebangsaan kepada ratusan siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik.

Kegitan itu dalam rangka Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LKDS) yang dilaksanakan di Aula Villa Cipta Mandiri Abadi (CMA) Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, menjelaskan, kondisi terkini Bangsa Indonesia. Menurutnya, para siswa merupakan generasi muda penerus bangsa yang diharuskan dapat menjaga dan mengisi kemerdekaan di segala bidang.

Tentunya dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat, sehingga ke depan dapat menjaga kedaulatan NKRI. “Masa depan Bangsa Indonesia ini berada pada pundak siswa-siswi yang sekarang menempuh pendidikan, karena di kemudian hari akan menjadi pemimpin bangsa ini,” tegasnya.

Baca Juga:  HUT TNI ke-72, Koramil 0815/12 Ngoro Gotong Royong Bangun Masjid

Selain itu, Kasdim juga memaparkan bahaya dan ancaman dari pihak ketiga melalui proxy war. Dalam kondisi ini, tidak diketahui antara mana lawan dan mana kawan. Namun mereka terus menerus membuat Bangsa Indonesia bergejolak.

“Pihak asing berusaha untuk menguasai segala sumber daya alam yang kita miliki dengan berbagai cara, ini merupakan tanggungjawab kita bersama harus kita waspadai dan selalu kita jaga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Danrem 082/CPYJ Harap Ulama Turut Serta Bentengi Negara Dari Faham Radikalisme

Kasdim berpesan agar siswa selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi dengan perkelahian antara siswa karena itu semua akan merugikan diri sendiri.

Masih menurut Kasdim, akhir-akhir ini, juga marak simbol-simbol PKI Komunis yang ada di beberapa tempat dan beredar melalui media sosial. Menurutnya, PKI selalu berusaha merubah ideologi negara yakni Ideologi Pancasila menjadi idelogi komunis.

Baca Juga:  TNI : Bela Negara Penting untuk Generasi Penerus Bangsa

“Sampai saat ini PKI masih dilarang di Indonesia, sesuai Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia,” jelasnya.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang beraneka ragam suku, agama, ras, budaya, bahasa dan adat istiadat yang menyatu dalam bingkai NKRI. Dengan begitu wajib hukumnya untuk terus menanamkan 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Mari kita jaga bersama, agar NKRI ini tetap utuh dan jaya,” tandas Kasdim.

Halaman
1 2
Editor
Tags
KOMENTAR