FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

9 Pasangan Mesum Lagi Indehoy di Surabaya Digaruk Polisi

Kriminal   Dibaca : 566 kali Jurnalis: Saiful Arief
9 Pasangan Mesum Lagi Indehoy di Surabaya Digaruk Polisi
FaktualNews.co/Ekoyono/
Pasangan mesum terjaring razia Polrestabes Surabaya.

SURABAYA,Faktualnews.co – Sebanyak sembilan pasangan bukan suami istri terjaring razia petugas dari Polrestabes Surabaya dan Satpol PP di sejumlah penginapan, Minggu (22/10/2017).

Selain itu, di sebuah penginapan elit, dua Warga Negara Asing (WNA) didapati menginap dan pengelola penginapan tidak melaporkan adanya warga asing ke Polisi.

Puluhan personil langsung disebar ke penginapan di Jalan Dukuh Kupang Barat No 50 Surabaya dan petugas mendapati 4 pasangan bukan suami istri di lokasi tersebut.

Diantaranya adalah 2 pasangan bukan suami istri, sepasang pelajar dan sepasang muda mudi yang tidak membawa identitas sama sekali. “Petugas juga mendapati dua pria WNA  asal India dan Australia yang menginap disini,” kata Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, AKBP Minarti.

Atas temuan itu, lpihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satintelkam untuk penanganan selanjutnya guna pemeriksaan, identitas maupun legalitas dua WNA tersebut.

Setelah membawa 4 pasangan bukan suami istri ke Mapolsek Dukuh Pakis Surabaya, petugas kembali merazia sebuah kos-kosan di Jalan Dukuh Kupang Barat Gang 24 No 24 dan tidak menemukan pelanggaran di kos-kosan berlantai dua tersebut.

Setelah mengisir kos-kosan, petugas menuju penginapan SL di Jalan Raya Dukuh Kupang No 34 Surabaya. Di penginapan ini, petugas berhasil menjaring 5 pasangan mesum. Kelima pasangan mesum ini juga langsung dibawa ke Polsek Dukuh Pakis untuk mendapatkan pembinaan.

Minarti menyebutkan, razia ini adalah kegiatan rutin yang ditingkatkan. Dalam rangka Operasi Bina Kusuma 2017. Sat Binmas dengan menggandeng Sabhara, Reskoba, Intel dan Satpol PP untuk melakukan giat rasia. Dan semua pasangan bukan suami istri yang di amankan akan diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Editor
Saiful Arief