ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Minta Izin Bertemu Perwira, Jurnalis Ditembak Mati Tentara

Internasional     Dibaca : 369 kali Jurnalis:
Minta Izin Bertemu Perwira, Jurnalis Ditembak Mati Tentara
Ilustrasi.

NEW DELHI, FaktualNews.co – Hanya karena sebuah perdebatan, jurnalis bidang kriminal, Sudip Dutta Bhaumik ditembak oleh tentara India di sebuah pangkalan paramiliter di negara bagian Tripura di wilayah timur laut India pada Selasa (21/11/2017)

Tentara itu menembak Sudip, setelah sang jurnalis meminta izin bertemu dengan seorang perwira di markas Second Tripura State Rifles tak jauh dari ibu kota Agartala.

“Dia ditembak di dalam kantor sang komandan oleh seorang prajurit setelah mereka berdebat tentang suatu masalah,” kepala kepolisian setempat Abhijit Saptarshi kepada AFP

Abhijit mengatakan, prajurit tersangka penembak mengklaim dia melepaskan tembakan setelah jurnalis itu mencoba merebut senjatanya.

“Prajurit itu sudah ditahan,” tambah Abhijit.

Sang jurnalis bekerja di harian berbahasa Bengali Syandan Patrika yang berkantor di Tripura tempat di mana sejumlah kelompok militan kesukuan menentang pendatang berbahasa Bengali.

Sepanjang tahun ini, India dikejutkan dengan kasus pembunuhan sejumlah jurnalis.

Pada 20 September lalu, seorang reporter tewas dikeroyok massa dalam bantrokan antara polisi dan sejumlah faksi politik yang berseteru di kota Agartala.

Jenazah sang jurnalis yang sudah termutilasi ditemukan sehari setelah kejadian itu.

Di bulan yang sama, seorang jurnalis ternama India Gauri Lankesh tewas ditembak di kota Bengalore. Kematian Gauri diduga terkait dengan pandangannya terhadap kelompok kanan radikal Hindu.

Sejauh ini polisi belum menangkap satu pun tersangka dalam kasus pembunuhan Gauri.

Tewasnya Sudip Dutta Bhaumik menjadikan jumlah jurnalis India yang tewas dibunuh sejak 1990-an menjadi 30 orang. Demikian data dari Komite Perlindungan Jurnalis.

Pada 2015, Reporter Without Border menyebu India menjadi negara paling berbahaya bagi jurnalis di Asia.

Pada April lalu, kelompok kebebasan pers menempatkan India di peringkat 136 dari 180 negara di dunia dalam hal kebebasan pers.

Berita diatas sebelumnya sudah tayang di Kompas.com, dengan judul: http://internasional.kompas.com/read/2017/11/22/13422941/tentara-india-tembak-mati-seorang-jurnalis

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...