Kriminal

Berusaha Rebut Senpi Petugas, Raja Begal Sumenep Ditembak Mati

SUMENEP, FaktualNews.co – Karena melakukan perlawanan, hingga borgol terlepas dan berusaha merebut senjata api milik petugas saat dikeler. Residivis pencurian dengan kekerasan (curas), Moh Sirat (33) terpaksa ditembak mati.

Sebelum ditembak mati, polisi sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Namun, warga Dusun Paku, Desa Jaba’an, Kecamatan Manding, Sumenep, yang memiliki julukan Raja Begal ini tidak menghiraukan dan tetap melakukan perlawanan.

“Petugas terpaksa menembak pelaku,” kata Kabagren Polres Sumenep, Kompol Endri Prasetyo Utoro, Selasa (23/1/2018).

Dalam menjalankan aksinya pelaku bersama temannya yang saat ini dalam pengejaran dengan mengendarai sepeda motor berboncengan dan menghampiri para korban yang membawa tas/dompet, lalu mengambil secara paksa tas/dompet korban.

“Apabila korban berusaha mempertahankan tas/dompet miliknya, tersangka menendang sepeda motor yang dikendarai oleh korban hingga jatuh,” jelas Endri.

Ia menjelaskan, Sirat merupakan residivis dengan kasus sama. Bahkan Sirat baru saja keluar dari penjara sekitar 1 bulan lalu. Saat itu, Sirat ditangkap di persembunyiannya di Kalimantan. Ketika itu, ‘Si Raja Begal’ ini juga dihadiahi ‘timah panas’ oleh anggota di kakinya.