Kuliner

Siswi MTs NU Gresik Sulap Sisik Bandeng Jadi Abon

GRESIK, FaktualNews.co – Hampir semua orang pernah mencicipi menu olahan ikan bandeng. Biasanya, menu olahan itu dikonsumsi pada bagian dagingnya.

Namun, bagaimana jika sisik bandeng yang menjadi bahan baku olahan tersebut. Di tangan siswi MTs NU Gresik, sisik bandeng bisa dikonsumsi setelah disulap menjadi abon.

Ide kreatif ini telah dibuktikan oleh tiga siswa kelas 9 MTs NU Gresik bernama Rizky Nabilah Firdani, Wakhdayani Febrianti dan Hazinatut Daulah.

“Sisik bandeng kan biasanya dibuang ke tempat sampah. Kita lalu berpikir bagaimana sisik bandeng ini bisa bermanfaat,” kata Nabilah sapaan akrab Rizky Nabilah Firdani.

Bersama dua temannya, Nabilah lalu melakukan penelitian dan uji coba di laboratorium sekolah. Alhasil, sisik ikan bandeng pun dinyatakan layak untuk dikonsumsi, setelah diolah menjadi abon.

“Apalagi komoditas ikan bandeng di Gresik sendiri cukup melimpah,” paparnya.

Tak ingin berlama-lama, Nabilah bersama kedua temannya lalu mempraktikkan cara mengolah sisik ikan bandengan menjadi sajian yang lezat.

Mereka kemudian mengambil seekor ikan bandeng untuk dikupas sisiknya. Sisik ikan bandeng itu lalu direndam dengan air yang telah diberi jeruk nipis.

“Direndam dulu selama 30 menit dengan air bercampur perasan jeruk nipis. Tujuannya untuk menghilangkan bau amis,” Timpal Febrianti.

Setelah direndam, sisik ikan bandeng itu lalu dipresto selama 1 jam. Dengan cara ini tekstur sisik ikan bandeng terasa lebih lembut. “Setelah dipresto langkah berikutnya sisik bandeng diblender hingga halus,” kata Febrianti.

Untuk memperkuat cita rasa, sisik ikan bandeng yang telah diblender itu kemudian dicampur dengan aneka macam bumbu dapur. Mulai dari bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, laos, kencur, kunci, ketumbar, serai, daun salam, gula, garam hingga kecap.

“Setelah tercampur semua maka selanjutnya disangrai (digoreng tanpa menggunakan minyak goreng) hingga warnanya berubah agak kecoklatan. Langkah terakhir ditiriskan dulu baru bisa dinikmati,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, M. Faiq Rofiqi selaku guru pembina Ektra Karya Ilmiah Remaja (KIR) menyebut, hasil olahan sisik ikan bandeng ini sudah pernah diikutkan lomba.

“Kita pernah meraih juara 3 di ajang Scientific Writing Competition di SMAN 2 Jombang untuk tingkat Provinsi,” terangnya.

Untuk tingkat Kabupaten, lanjut Faiq, hasil penelitian ini meraih juara 1 KIR yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

“Kita mendapatkan apresiasi karena dinilai mampu mengolah potensi lokal di Gresik,” ujar Faiq.

Faiq pun menjelaskan tentang kandungan abon sisik ikan bandeng yang kaya akan kalsium. Sehingga bisa mencegah terjadinya osteoporosis.

“Kalau disimpan di kulkas bisa bertahan hingga sebulan. Tapi hanya ditaruh ditoples hanya bertahan 1 hingga 5 hari,” imbuhnya.