FaktualNews.co

Wisata Bukit Pelangi Mojokerto yang Lagi Hits di Kalangan Kids Jaman Now

Wisata     Dibaca : 2778 kali Jurnalis:
Wisata Bukit Pelangi Mojokerto yang Lagi Hits di Kalangan Kids Jaman Now
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Wisata bukit pelangi Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Saat anda berkunjung ke Kabupaten Mojokerto, tidak ada salahnya mencoba mengunjungi Wisata Bukit Pelangi.

Tempat wisata yang cukup ciamik ini berada di Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Wisata ini meyuguhkan ratusan tanaman dan bunga warna-warni bagai pelangi yang ada diperbukitan.

Lokasi wisata ini, berjarak sekitar 31 kilometer dari pusat Kabupaten Mojokerto. Selama diperjalanan, jalan yang berkelok-kelok dan suasana hutan-hutan lebat akan memanjakan mata wisatawan.

Selain itu, ada pula sawah yang berbentuk terasering, hingga jurang dengan aliran sungai tepat di bawahnya. Setelah menerobos hutan selama tiga kilometer, pengunjung langsung disambut dengan gapura selamat datang di Desa Wisata Jembul.

Desa Jembul merupakan desa wisata satu-satunya di Kabupaten Mojokerto yang memiliki tiga wisata sekaligus. Seperti Air Terjun Kabejan, Bukit Pelangi dan Kolam Renang di atas bukit. Namun, dari semua wisata itu yang menjadi ikon adalah Bukit Pelangi dengan ratusan bunga yang mengelilingi.

Bukit yang memiliki ketinggian lebih dari 50 meter ini, merupakan bukit dengan banyak bebatuan besar. Namun oleh warga, bukit yang dulunya bernama Bukit Selendang ini kemudian disulap menjadi bukit yang dipenuhi dengan aneka macam bunga dan tanaman hias.

Saat sampai di lokasi, selama menyusuri jalan setapak, pengunjung akan dimanjakan oleh berbagai aneka tanaman hias. Perpaduan warna-warni bunga yang ada di setiap jalan menambah indah foto. Tak jarang, pengunjung lebih menyukai berfoto ria di antara bunga-bunga dibandingkan berfoto di spot yang telah disediahkan.

Di lokasi bukot pelangi ini, banyak fasilitas yang disediakan, mulai dari gazebo untuk keluarga, gazebo mini, rumah pohon, bangku pohon, spot swafoto, dan warung makan. Jadi, pengunjung tak perlu takut kehujanan atau pun kelaparan selama berada di Bukit Pelangi.

Untuk spot swafoto, pengelola menyediahkan beberapa fasilitas pendukung. Seperti kupu-kupu, sayap burung, bingkai love dan bingkai bambu. Dari semua spot swafoto, pengelola sengaja menempatkan fasilitas pendukung tersebut langsung mengambil latar belakang jurang dan area persawahan berbentuk terasering.

“Saya tidak menyangka, ada desa yang dikelola dengan baik seperti ini. Menjual apa yang ada di desa, dengan mengembangkan potensi desa. Ini sangat bangus sekali, meskipun jaraknya cukup jauh. Tapi puas terbayarkan dengan keindahan Bukit Pelangi, Kolam Renang Perbukitan, sama air terjunnya, ibaratnya komplit,” kata Kekey Sandra seorang wisatawan, Minggu (8/4/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Indah Nurmawati pengunjung lainnya. Menurutnya, kebersihan di lokasi wisata cukup terjamin, bahkan warga setempat yang ramah membuat pengunjung betah berlama-lama di lokasi wisata.

“Warganya baik, mereka juga jualan hasil sawah dan murah sekali. Kalau bawa keluarga ke sini, tidak rugi karena bisa menjadi tempat edukasi juga,” kata perempuan asal Surabaya ini.

Ya, desa wisata ini baru berkembang sejak tiga tahun terakhir. Warga desa yang tergabung dalam Bakti Mandiri, bersama-sama membangun desa untuk menjadi lebih maju dalam mengembangkan potensi alamnya.

“Kebetulan di sini jumlah pendudukanya hanya 89 KK, dan mayoritas bertani. Setelah menjadi desa wisata, alhamdulillah semua warga mau andil didalamnya,” kata Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des) Bakti Mandiri, Mujianto.

Selain tiga wisata yang ada di Desa Jembul lanjut Mujianto, kedepannya warga akan menambahkan wisata lainnya. Salah satunya seperti bumi perkemahan.

“Kami sudah membuat rencana, tapi untuk pengerjaanya secara bertahap. Karena kami ingin, desa wisata ini menjadi desa termurah se-Jawa Timur, dengan mengelola dan memanfaatkan potensi yang ada dan melalui anggaran termurah. Mislanya memanfaatkan barang-barang bekas dan barang yang sudah ada,” harapnya.

Rute

 

 

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...