Kriminal

Karyawan Koperasi di Ngawi Tertipu Dukun Palsu, Rp 15 Juta Raib

NGAWI, FaktualNews.co – Seorang karyawan koperasi di Ngawi, Jawa Timur menjadi korban penipuan dukun palsu. Akibatnya uang sekitar Rp 15 juta milik korban yang diketahui bernama Deni (23) raib.

Informasi yang dihimpun FaktualNews.co, penipuan ini bermula saat perempuan asal Kabupaten Bojonegoro itu pada Senin (7/5/2018) membeli pulsa sekira pukul 19.00 WIB.

Setelah keluar dari konter gadis berperawakan gendut tersebut mengambil sepeda motor yang diparkir didepan konter. Lalu mendadak didatangi seorang pria tidak dikenal berusia sekitar 40 tahun.

Pria tersebut awalnya menanyakan alamat suatu tempat di Ngawi. Entah bagaimana akhirnya Deni yang awal mula akan pulang ke tempat kos mengikuti pria tersebut ke sebuah warung.

Setelah di dalam warung mereka terlibat percakapan dan mendadak datang pria lain yang mengaku sebagai teman pria yang pertama.

“Awalnya laki-laki itu menanyakan alamat setelah itu menggandeng saya untuk diajak mampir kedalam warung,” urai Deni usai melaporkan penipuan yang menimpa dirinya di Mapolres Ngawi, Rabu (9/5/2018).

Kemudian pelaku memberitahu korban, bahwa di dalam tubuhnya terkena santet (ilmu hitam). Hal tersebut dibuktikan dengan salah satu dari pria tersebut mengeluarkan sebuah telur dan digosokkan di tubuh gadis itu. Setelah dipecah ternyata didalam telur tersebut terdapat sebuah jarum.

“Entah saya kok percaya saja,” tambah korban.

Setelah menunjukan ada sebuah jarum di dalam telur, pelaku kemudian meminjam ATM bank BCA dan setelah itu mengembalikan ATM korban dalam keadaan dibungkus kertas tisu.

Ironisnya Deni begitu mudah memberikan ATM juga no pin pada pria yang baru dikenalnya itu.

Setelah berhasil memperdayai mangsanya akhirnya pria tersebut mempersilahkan Deni pulang dan dilarang membuka kertas tisu yang berisi ATM tadi.

Setelah di tempat kos sekitar pukul 22.00 WIB, korban merasa kepikiran dengan kartu ATM yang tadi sempat dipinjam pria yang baru dikenal itu. Lalu dia membuka kertas tisue tadi dan ternyata ATM itu bukan miliknya. Kartu ATM yang semula bank BCA telah berganti ATM bank BRI Syariah.

Menyadari telah diperdayai akhirnya Deni menghubungi bank BCA yang ada di kota Ngawi. Ternyata uang yang berada didalam tabungannya telah raib dikuras pelaku.

“Memang benar korban telah dibujuk oleh orang yang tidak dikenal dan saat ini masih dalam penyelidikan sementara pelaku sedang dalam buruan,” jelas Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, Rabu (9/5/2018).