FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Selama Ramadan, Banyak Tempat Hiburan di Sidoarjo, Beroperasi

Ramadan     Dibaca : 177 kali Jurnalis:
Selama Ramadan, Banyak Tempat Hiburan di Sidoarjo, Beroperasi
FaktualNews.co/Alfan/
GP Ansor Sidoarjo saat kordinasi dengan Satpol PP Sidoarjo.

SIDOARJO, FaktualNews.co – Meski sudah ada peraturan dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo, tentang dilarangnya beroperasi tempat hiburan malam. Namun, di kota Delta Sidoarjo,  masih banyak tempat karaoke yang menyediakan Ladies Club (LC), caffe yang berjualan miras,  beroperasi di bulan ramadan.

Demikian itu, diungkapkan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo, H Riza Ali Faizin saat menemui Kasatpol PP Kabupaten Sidoarjo, Selasa (5/6/2018).

Menurut Riza Ali Faizin, ada  beberapa bukti dari hasil pantauan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo. “Ini sangat disayangkan. Aturan dilanggar di berbagai wilayah. Makanya kami menemui Satpol PP, supaya segera ada tindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran itersebut,” ucapnya.

Dia menjelaskan, beberapa tempat hiburan malam di kawasan kota Delta yang masih aktif. Diantaranya, di Kecamatan Sedati, Waru, Tanggulangin, Krian dan kawasan Kota Sidoarjo. “Bahkan selain minuman keras, ada juga yang menyediakan purel,” terangnya.

Riza membeberkan, seperti temuan anggotanya di Kecamatan Waru, ada tempat hiburan malam yang masih beroperasi selama ramadaan. Bahkan, tempat itu buka sejak sore hingga menjelang pagi. “Di Tanggulangin, juga ada caffe yang disinyalir menjual minuman keras. Di Gor juga, bahkan ada ceweknya” urainya.

Meski mendapatkan temuan itu, pihaknya enggan mengambil langkah seperti penertiban. Karena, sudah ada pihak yang lebih berwenang dalam mengambil langkah tersebut. “Kami hanya Ormas, tidak punya hak untuk melakukan penertiban. Tapi, apabila kami dilibatkan, kami siap membantu,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Sidoarjo, Widiyantoro Basuki memyatakan akan segera menindaklanjuti temuan itu. “Tempat hiburan semua harus tutup selama Ramadan. Dan juga tidak boleh ada penjualan miras. Terkait temuan-temuan itu, kami bakal segera mengambil langkah penertiban,” pungkasnya.

 

 

Editor
Nurul Yaqin