Peristiwa

LPG 3 Kilo di Gumukmas, Jember Langka

JEMBER, FaktualNews.co – Akibat terbatasnya stok, warga di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember saat ini, kesulitan untuk mendapatkan gas LPG (elpiji) 3 kilogram. Bahkan kios pengecer elpiji harus menolak sedikitnya 50 orang calon pembeli per hari, hal ini disebabkan stok dari pangkalan sedang kosong.

Salah satu pemilik pangkalan elpiji di Desa Purwosari, Kecamatan Gumukmas Atmari menyampaikan, kekurangan stok elpiji ini terjadi sejak menjelang Hari Raya Idul Adha kemarin.

“Sehingga akibatnya banyak calon pembeli pengecer, terpaksa pulang dengan tangan kosong karena kehabisan stok,” kata Atmari, Selasa siang (28/8/2018).

Menurut Atmari, biasanya truk pemasok elpiji datang ke tempatnya menyuplai 200 hingga 250 tabung per hari. “Nah akhir-akhir ini, dibatasi maksimal 110 tabung per hari. Jadi tidak cukup untuk menyuplai kebutuhan pengecer,” sambungnya.

Dengan kondisi tersebut, dirinyapun merasa kebingungan, sehingga harus membatasi pembelian yang dilakukan pengecer. Bahkan saat ditanya penyebabnya apa, hingga sampai terjadi kelangkaan. “Saya tidak tahu apa sebabnya? Mungkin ada perubahan system di pertamina, tapi ya tidak tahu lagi,” katanya.

Namun bisa jadi, kata Atmari, tingginya permintaan konsumen. “Karena kemarinkan hari raya besar, dan banyak acara hajatan. Jadi langka dan susah mendapat gas elpiji 3 kilo itu,” tandasnya.

Yang pasti, pengecer sudah banyak yang tidak melayani penjualan elpiji 3 kilogram kepada masyarakat. “Karena stok yang ada, rata-rata dipakai sendiri untuk kebutuhan pribadi,” pungkasnya. (Hatta)