FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan, Pria di Gresik Pilih Kendat

Peristiwa     Dibaca : 616 kali Jurnalis:
Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan, Pria di Gresik Pilih Kendat
FaktualNews.co/Azaril/
Korban saat dievakuasi oleh petugas dengan dibantu warga sekitar.

GRESIK, FaktualNews.co-Tidak memiliki pekerjaan alias menganggur selama 8 bulan, rupanya membuat Mat Safi’ (48) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, mengalami depresi. Akhirnya memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri alias kendat dengan seutas tali.

Peristiwa mengenaskan yang terjadi pada Rabu (29/08/2018) pagi sekitar pukul 05.00 WIB ini, sontak mengagetkan keluarga korban dan warga sekitar. Apalagi kejadian ini pertama kali diketahui oleh istri korban sendiri bernama Nur Sofichah (45) yang sempat bingung mencari keberadaan suaminya.

Kapolsek Bungah, AKP Achmad Said melalui Kanit Reskrim Aiptu Suhardi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tubuh tergantung dan leher terjerat tali plastik. “Waktu kita datang ke TKP korban sudah meninggal dunia,” ujar Suhardi.

Saat melakukan olah TKP, lanjut Suhardi, petugas menemukan kursi plastik berwarna ungu, batu bata putih, dan tali plastik sepanjang 2 meter, yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya. “Barang bukti itu sudah kita sita untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dari keterangan keluarga korban dan sejumlah saksi diketahui, bila korban selama ini menderita penyakit vertigo yang tidak kunjung sembuh. Ditambah lagi, korban juga mengalami depresi karena selama 8 bulan ini tidak memiliki pekerjaan. “Diduga hal itu menjadi penyebab korban memutuskan mengakhiri hidupnya,” paparnya.

Tanda-tanda lain yang menunjukkan korban tewas dengan cara gantung diri. Terlihat dari lidah korban yang menjulur dan keluarnya sperma dari alat vitalnya. “Jadi waktu ditemukan itu korban dalam posisi tergantung di balkon lantai dua rumahnya. Dan tali yang menjerat leher korban diikatkan ke kayu atap rumah,”pungkasnya.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...