Peristiwa

Ribuan Honorer Geruduk Kantor DPRD Kabupaten Blitar

BLITAR, FaktualNews.co – Ribuan guru honorer di seluruh Kabupaten dan Kota Blitar kembali menggelar unjuk rasa terkait PP 36 tahun 2018 tentang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Rabu (26/9/2018). Para tenaga honorer itu datang dengan massa lebih besar dan langsung menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Blitar.

Salah peserta aksi unjuk rasa Wahyu (37) yang berprofesi sebagai guru tidak tetap (GTT) di SDN Babadan 3 Wlingi mengatakan, tujuan mereka ikut aksi ini untuk meminta kebijakan yang berpihak pada guru honorer. Menurut dia, para guru honorer ini meminta agar pengabdiannya selama ini dihargai oleh pemerintah. Salah satunya memberi kesempatan menjadi PNS.

Namun kebijakan saat ini seakan tidak memihak kepada mereka. Salah satunya dalam penerimaan CPNS tahun ini dengan adanya PP 36 tahun 2018 yang membatasi rekrutmen CPNS usia maksimal 35 tahun.

“Sedangkan kita banyak yang usianya lebih 35. Selama ini kita mengambdi untuk mencerdaskan anak-anak. Kita sudah mengabdi bertahun tahun namun tidak ada keberpihakan kepada kita,” ujarnya.

Selama ini gaji guru honorer atau GTT cukup memprihatinkan. Semisal guru SD hanya sebatas Rp 200 ribu perbulannya. Hingga harus bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan.

“Saya hanya Rp 200 ribu perbulan tidak ada tambahan hanya itu saja. Kalau saya sampingannya ternak. Mau kerja lain juga tidak bisa karena mau bagamana lagi ijazah kita sarjana pendidikan mau tidak mau jadi guru,” tuturnya. (Dwi Hariyadi)