FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kepala Nyaris Putus, Pria di Ngawi Tewas Disabet Sajam Tetangganya Sendiri

Peristiwa     Dibaca : 228 kali Jurnalis:
Kepala Nyaris Putus, Pria di Ngawi Tewas Disabet Sajam Tetangganya Sendiri
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi pembacokan.

NGAWI, FaktualNews.co – Sutarno (40), warga Dusun Sepreh, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi tewas disabet senjata tajam (sajam) oleh tetangganya sendiri yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Korban mengalami beberapa luka di bagian leher hingga nyaris putus.

Pelaku diduga Katimin (60) yang tak lain masih tetangga korban. Ini berdasarkan keterangan saksi yang melihat korban tewas bersimbah darah dan pelaku berdiri Katimin dengan membawa sabit besar berlumuran darah.

“Kebetulan saya lewat lalu saya melihat ke dalam rumah (rumah korban, red) sudah berlumuran darah dilantai,” kata Nuning (24) saat ditemui FaktualNews.co, Senin (19/11/2018).

Karena kaget, ia lantas memberitahu pada warga lain. Ketika para tetangga korban berdatangan Katimin sudah berada di rumahnya.

Anggota Polsek Pitu yang dipimpin Kapolsek Pitu Iptu Subandi bersama tim identifikasi dari Polres melakukan olah TKP dan mengamankan Katimin dirumahnya.

“Kita mendapatkan laporan bahwa ada warga desa Selopuro telah meninggal dengan luka dileher, diduga yang melakukan adalah tetangganya sendiri yang menurut informasi mengalami gangguan jiwa,” jelas Kapolsek Pitu, Iptu Subandi, Senin (19/11/2018).

Menurut keterangan yang didapat Faktualnews antara korban dan pelaku awalnya tidak terjadi masalah apapun. Dan sebelum terjadi insiden pembacokan, ada warga yang mengetahui pelaku bersama anaknya yang bernama Bima mendatangi rumah kepala desa yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dan anaknya pelaku dititipkan ke rumah kepala desa sedangkan pelaku kembali ke rumah lalu tidak waktu lama terjadi insiden pembacokan.

“Untuk sementara pelaku kita amankan di kantor Polsek kalau memang pelaku mengalami gangguan jiwa yang akan membuktikan dari rumah sakit,” pungkas Subandi.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...