FaktualNews.co

ICW Sebut, Lima Sektor Paling Banyak Dikorupsi Selama 2018 Adalah Dana Desa

Nasional     Dibaca : 454 kali Penulis:
ICW Sebut, Lima Sektor Paling Banyak Dikorupsi Selama 2018 Adalah Dana Desa
FaktualNews.co/istimewa
Foto : Ilustrasi korupsi dana desa.

JAKARTA, FaktualNews.co – Selama tahun 2018 lalu, Indonesia Corruption Watch ( ICW) merilis data terkait 5 sektor yang paling banyak dikorupsi. Dari kelima sektor tersebut mencakup infrastruktur dan non-infrastruktur. ICW menyebutkan, sektor yang paling banyak dikorupsi adalah dana desa.

Peneliti ICW Wana Alamsyah, kepada Kompas.com, sebagaimana dilansir Tribunnews,co terkait lima sektor perlu ada pengawasan inspektorat daerah.

“Perlu adanya pengawasan yang dilakukan oleh inspektorat daerah untuk meminimalisir terjadinya korupsi anggaran desa,” ujar Wana Alamsyah Kamis (7/2/2019).

Menurut ICW, ada sebanyak 49 kasus korupsi anggaran desa di bidang infrastruktur yang merugikan negara Rp 17,1 miliar. Selain itu,  sebanyak 47 kasus korupsi dana desa non-infrastruktur yang merugikan negara sebesar Rp 20 miliar.

Berikutnya, korupsi di sektor pemerintahan. Berdasarkan data ICW, ada sebanyak 13 kasus di sektor pemerintahan yang berkaitan dengan infrastruktur. Kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp 26,6 miliar.

Sementara, ada sebanyak 44 kasus di sektor pemerintahan yang tidak terkait infrastruktur. Kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp 260 miliar.

Sektor ketiga yakni korupsi yang terkait pendidikan. Ada sebanyak 15 kasus terkait infrastruktur pendidikan yang merugikan negara sebesar Rp 34,7 miliar. Kemudian, ada 38 kasus di sektor pendidikan non-infrastruktur yang merugikan negara sebesar Rp 30 miliar.

Sektor keempat yang paling banyak dikorupsi adalah sektor transportasi. Ada 23 kasus pada sektor transportasi bidang infrastruktur yang merugikan negara Rp 366 miliar. Kemudian, ada 9 kasus korupsi sektor transportasi non-infrastruktur yang merugikan negara sebesar Rp 104 miliar.

Sektor kelima yang paling banyak dikorupsi yakni korupsi sektor kesehatan. Menurut ICW, ada sebanyak 5 kasus infrastruktur kesehatan yang merugikan negara sebanyak Rp 14,5 miliar. Ada pula sebanyak 16 kasus di sektor kesehatan non-infrastruktur yang merugikan negara sebesar Rp 41,8 miliar.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
Sumber
tribunnews.com

YUK BACA

Loading...