FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Anak Wali Kota Surabaya Dikabarkan Diperiksa Polda Jatim, Soal Kasus Jalan Ambles

Peristiwa     Dibaca : 524 kali Jurnalis:
Anak Wali Kota Surabaya Dikabarkan Diperiksa Polda Jatim, Soal Kasus Jalan Ambles
FaktualNews.co/Istimewa/
Polisi berjaga di lokasi Jalan Raya Gubeng Surabaya yang ambles

SURABAYA, FaktualNews.co – Fuad Bernardi, putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim pada hari ini, Selasa (26/3/2019).

Pemeriksaan Fuad, diduga terkait kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng, Kota Surabaya beberapa waktu lalu. Salah seorang sumber menyebutkan, Fuad Bernardi diperiksa sejak pukul 09.30 WIB

“Orangnya ada di dalam, saat ini masih menjalani pemeriksaan, datang pukul 09.30 WIB,” ucap salah seorang perwira Polda Jatim yang enggan disebutkan identitasnya.

Fuad diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi dalam kasus yang menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah tersebut.

“Masih saksi, tunggulah nanti ada press konferensinya,”  lanjutnya.

Jauh sebelum pemeriksaan dilakukan, telah tersiar kabar bahwa ada anak pejabat Pemkot Surabaya turut terseret dalam kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng yang disebabkan oleh pembangunan basement Rumah Sakit (RS) Siloam Kota Surabaya. Yakni, Fuad Bernardi.

Fuad diduga ikut andil terkait perizinan pembangunan basement RS Siloam yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Sedangkan hingga kini telah ada enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya).

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi FaktualNews masih berupaya melakukan konfirmasi terkait kebenaran pemeriksaan itu.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...