FaktualNews.co

Bawaslu Jombang Rekomendasikan 22 TPS Lakukan Hitung Ulang

Politik     Dibaca : 353 kali Jurnalis:
Bawaslu Jombang Rekomendasikan 22 TPS Lakukan Hitung Ulang
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Suasana proses rekapitulasi hasil Pemilu di Kecamatan Jombang. 

JOMBANG, FaktualNews.co – Sebanyak 22 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jombang, Jawa Timur, direkomendasikan melakukan hitung ulang hasil pemungutan suara pada pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

Hal ini lantaran para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diduga salah dalam mencatat hasil perolehan suara pada form C1, sehingga ada selisih antara jumlah kehadiran pemilih dengan hasil suara yang dicatat oleh petugas.

Anggota Bawaslu Jombang, David Budianto mengatakan, puluhan TPS tersebut tersebar di 9 Kecamatan. Dalam temuanya, selisih jumlah suara tersebut terjadi karena ada pencatatan ganda antara suara partai dengan suara Caleg.

“Ada 22 TPS yang direkoemndasikan untuk hitung ulang, ada di 9 Kecamatan, karena ada selisih coblos Caleg dan coblos partai, itu dicatat dua,” terang David, Selasa (23/04/19).

David menjelaskan,hingga saat ini proses hitung ulang ini masih berjalan. Para petugas di TPS yang bermasalah ini terpaksa harus membuka kotak dan surat suara yang telah tersegel untuk proses penghitungan ulang.

Proses ini pun dilakukan dihadapan para saksi, petugas Panwas, dan petugas keamanan dari TNI dan Polri serta sejumlah unsur lainya. Menurut David, perbaikan ini akan tercatat di berita acara rekap tingkat Desa. Selanjutnya, petugas akan melampirkan formulir keterangan kejadian khusus.

“Proses hitung ulang masih berjalan, buka kotak dan TPS yang bermasalah, sambil meng-clearkan, sebagian masih berjalan hitung ulang”, bebernya.

Diungkpkan David, proses hitung ulang ini dilakukan oleh petugas di tingkat desa. Namun, pelaksanaannya dilakukan kecamatan masing-masing. Proses ini, memakan waktu yang tidak sebentar. Para petugas harus berjibaku dengan pekerjaan yang sama yang telah mereka lakukan sebelumnya hingga empat jam lamanya.

“Kalau ditemukan ada coblos dua ini yang dihitung ulang, tapi kalau hanya beda di Plano yang dipegang saksi hanya dilihat dan dicocokkan di C1 hologramnya saja, tidak sampai hitung ulang,” jelasnya.

Sementara, proses rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu di Jombang hingga saat ini masih berlangsung. Kata David, rata-rata setiap kecamatan telah menyelesaikan proses ini sekitar sembilan sampai sepuluh desa.

“Target kami target mungkin dua hari lagi selesai, sekarang masih proses rekap sembilan sampai sepuluh desa, setiap kecamatan,” pungkasnya.

Artikel ini sudah dilakukan perbaikan pada Selasa (23/4/2019) pukul 13.57 WIB setelah mendapatkan klarifikasi dari Bawaslu Jombang

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...