FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Prihatin, 225 Orang KPPS Meninggal dan 1.470 Sakit

Nasional     Dibaca : 145 kali Jurnalis:
Prihatin, 225 Orang KPPS Meninggal dan 1.470 Sakit
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Gedung KPU.

FaktualNews.co – Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia terus bertambah. Bahkan hingga saat ini, mencapai lebih 200 jiwa. Sementara seribuan lannya mengalami sakit dan harus dirawat.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Aziz mengungkapkan jumlah KPPS yang meninggal dunia bertambah terus. Sebelumnya, Rabu (24/4/2019) sore diketahui ada 144 yang meninggal dunia dan 883 orang yang sakit karena nonstop bekerja.

“Sampai pukul 18.00 WIB, sudah 225 orang yang wafat dari penyelenggara pemilu. Kemudian, 1.470 orang sakit karena terus bekerja dan dengan penuh dedikasi memastikan seluruh proses pemilu ini berjalan luber dan jurdil di semua TPS. Total ada 1.695 yang mengalami musibah,” ujarnya di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, banyak korban meninggal dan sakit karena pekerjaan petugas KPPS tak hanya saat hari pencoblosan melainkan akumulatif sejak pembagian C6. “Memang ini pekerjaan yang cukup menyita energi dan waktu sehingga saking berdedikasinya mereka, kesehatannya tidak diperhatikan,” ucapnya.

Begitupun dengan Komisioner KPU Ilham Saputra yang menyatakan pihaknya akan mengevaluasi honor bagi petugas KPPS yang dinilai berbagai pihak tidak layak. “Tentu saja perlu kita evaluasi, pertimbangkan kembali dalam pemilu berikutnya harus ada honor yang layak bagi penyelenggara pemilu di tingkat bawah,” ucapnya.

Dia berpandangan, anggaran pemilu menjadi besar salah satunya untuk membayar honor para tugas penyelenggara dari berbagai tingkatan, yakni dari KPPS, Panitian Pemungutan Suara (PPS) hingga PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). “Kita berusaha maksimal untuk menaikannya. Tapi kan anggarannya juga terbatas,” jelasnya.

Diketahui honor untuk Ketua KPPS ialah sebesar Rp550 ribu sedangkan untuk anggota KPPS sebesar Rp500 ribu.

Editor
Z Arivin
Sumber
Sindonews.com

YUK BACA

Loading...