Peristiwa

Truk Bermuatan CNG di Pasuruan Terguling, Puluhan Tabung Bocor, Arus Lalin Dialihkan

PASURUAN, FaktualNews co – Kecelakaan yang melibatkan dua truk terjadi di jalur pantura, tepatnya di Jalan Raya Sumurwaru, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/7/2019) pagi. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kemacetan panjang terjadi akibat puluhan tabung tumpah di badan jalan.

Bahkan tabung yang berserakan di jalur padat tersebut, bocor menimbulkan bau gas yang menyengat di sekitar lokasi kejadian. Khawatir terjadinya masalah yang tak diinginkan petugas dari Sat Lantas Polres Pasuruan Kota, mengalihkan kendaraan lain baik menuju Surabaya dan Probolinggo, dialihkan ke jalur alternatif maupun tol Paspro.

Tak hanya itu, warga sekitar diminta untuk tak mendekat di sekitar lokasi tumpahan tabung tersebut. “Tadi kayaknya truk yang bermuatan tabung gas itu dari arah barat menuju ke timur, tiba-tiba selip oleng ke kanan. Tapi dari arah berlawanan ada dump truk melaju kencang, dan kecelakaan terjadi,” ujar Mulyono, warga sekitar lokasi kejadian.

Data yang dihimpun, insiden berawal saat truk NopolN-8210-UA, dikemudikan Edi Santoso (41), asal Kromengan, Malang, muat bahan bakar gas jenis CNG (Compressed Natural Gas), melaju dari arah barat. Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba selip dan menyantap dump truk L-9865-UA, disopiri Kusnadi (45), asal Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Karuan saja, dump truk bermuatan jagung kering yang melintas dari arah timur tak bisa menghindar lantaran jaraknya cukup dekat, meski truk bermuatan CNG ini sudah berusaha mengerem truknya. Sehingga truk CNG terguling. Akibatnya muatan tabung gas berjatuhan ke bahu kiri jalan hingga nyaris masuk ke halaman TK Patal Grati.

Kanit Laka Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi mengatakan, setelah kejadian kecelakaan beberapa tabung CNG mengalami kebocoran dan semua kendaraan dilarang melintas.

“Sementara mobil kami arahkan lewat tol grati dan motor melalui jalan di Desa Ranuklindungan hingga CNG dinyatakan aman dan kedua truk selesai dievakuasi,” tandas dia.

Untuk mengevakuasi tabung yang berserakan, polisi harus mendatangkan petugas gas CNG dari Malang. Setelah berhasil ditangani selama 2 jam lebih, puluhan tabung tersebut berhasil dievakuasi.

Sementara Kusnadi, sopir dump truk muatan jagung, hingga saat ini masih dirawat di RSUD Grati, karena mengalami kaki patah.