FaktualNews.co

Jelang Hari Idul Adha, Petugas Disnak Keswan Situbondo Pantau Kelayakan Daging

Peristiwa     Dibaca : 313 kali Penulis:
Jelang Hari Idul Adha, Petugas Disnak Keswan Situbondo Pantau Kelayakan Daging
FaktualNews/Fatur Bari
Petugas Disnak Keswan, saat melakukan pemantauan di pasar Mimbaan Baru Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten  Situbondo,  melakukan pemantauan kelayakan daging ke sejumlah pasar tradisonal di Kota Situbondo, Kamis (8/8/2019).

Dalam pemantauan yang bertujuan  untuk memastikan apakah daging yang dijual sudah memenuhi standar aman, sehat, utuh dan halal (Asuh) itu, petugas menemukan sejumlah lapak penjual daging yang kotor serta bungkus daging yang menggunakan plastik berwarna gelap, seperti  biru, merah dan hitam.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Kepala Bidang Kesehatan  Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Situbondo Sulistiyani mengatakan, seharusnya  plastik yang digunakan membungkus daging itu  berwarna bening, karena hal itu  akan mempengaruhi kualitas daging. Plastik berwarna gelap diyakini pemubuatannya menggunakan pewarna serta dari bahan daur ulang.

“Ada sih lapak yang kotor dan sudah kami sarankan agar dibersihkan, termasuk timbangan. Plastik juga kami sarankan berwarna bening, agar daging tidak terkontaminasi bungkus yang tidak sehat. Kan sayang, dagingnya sudah sehat,” terang Sulistiyani, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, kegiatan  pemantauan ini  tidak hanya dilakukan saat menjelang Hari Besar Islam maupun lainnya, namun dilakukan secara berkala, untuk mengingatkan para pedagang agar selalu menjaga kualitas daging dan kebersihan lapaknya. Hal itu merupakan salah satu  bentuk pelayanan terhadap konsumen.

“Kita pantau langsung, bagaimana sih produk dari daging sapi, ayam bolier ataupun ayam kampung yang dijual, apakah sudah memenuhi standar Asuh atau belum,” bebernya.

Lebih  jauh Sulis mengatakan, untuk stok daging sapi, tidak ada masalah, sebab Situbondo merupakan salah satu daerah lumbung ternak terbesar di Jawa Timur dengan jumlah populasi sapi mencapai 181.252 ekor.

“Situbondo merupakan daerah lumbung ternak, dan daerah penyuplai ke daerah lain di Jawa Timur. Makanya, saya tidak khawatir dengan stok daging sapi,” pungkasnya.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...