Advertorial

Perebutan Tiket Piala Presiden RI di Sumenep, Karapan Sapi Bakal Diikuti 36 Peserta

SUMENEP, FaktualNews.co – Seleksi karapan sapi di Sumenep dalam rangka perebutan tiket piala bergilir Presiden RI terus berlanjut. Setelah seleksi tingkat eks kawedanan pada Juli lalu, pada Minggu (15/9/2019) besok akan digelar tahapan berikutnya yakni seleksi peserta karapan sapi tingkat kabupaten.

Ajang prestisius dunia karapan sapi itu rencananya akan diikuti oleh 36 pasang sapi dari enam eks kawedanan di Sumenep.

“Pesertanya kontingen sapi lokal Sumenep dari enam eks kawedanan yang meliputi Kota, Ambunten, Batu Putih, Bluto, Gulukguluk dan Sepudi. Jenjangnya diawali di Kawedaan Kota pada bulan Juli lalu. Dilanjutkan pada 25 Agustus di Sepudi kemarin,” terang Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbudpora Sumenep, Robi Firmansyah, Jumat (13/9/2019), ditemui di ruang kerjanya.

Dijelaskam Robi, adu balap sapi yang sudah menjadi tradisi tahunan ini dilakukan dengan seleksi berjenjang. Seleksi sebelumnya adalah tingkat eks kawedanan.

Kemudian, lanjut Robi, seleksi tingkat Kabupaten yang pelaksanaannya bakal di pusatkan di Lapangan kerapan sapi di Sumenep.

Pesertanya adalah 36 pasang sapi pemenang dari masing masing eks kawedanan. Nantinya akan memperebutkan tiket menuju piala Presiden di tingkat Madura.

“Perkawedanan masing masing ada 6 pasang sapi, jadi ada 36 pasang sapi yang besok akan turun di tingkat Kabupaten dari 6 eks kawedanan tersebut,” jelasnya.

Robi mengatakan, segala persiapan lomba telah dilakukan, mulai dari monitoring lapangan, hingga penataan pedagang yang membuka lapak (relokasi pasar Bangkal,red) saat pelaksanaan nanti.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, kami sudah lakukan peninjauan lapangan. Sejumlah los pasar sementara di dalam lapangan karapan sapi, kami minta untuk meliburkan diri, karena terkait adanya karapan sapi ini,” tandasnya.

Hari ini, Sabtu (14/9/2019) agenda technical meeting bertempat di Aula Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Sumenep. Seluruh unsur yang terlibat didatangkam dalam agenda tersebut, mulai dari peserta, pengurus paguyuban, petugas keamanan dan lainnya.(*)