Internasional

Ebola di Kongo, Korban Meninggal Capai 1.984 Orang

DAKAR, FaktualNews.co – Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Kongo (DRC) pada Senin melaporkan bahwa korban tewas akibat Ebola meningkat menjadi 1.984 jiwa sejak wabah merebak pada Juli 2018.

Menurut kementerian, di antara 3.128 kasus demam berdarah yang dilaporkan, sekitar 3.017 dikonfirmasi sebagai kasus Ebola.

“Hampir 85 orang dirawat karena penyakit ini, sementara 948 telah pulih dari virus,” kata laporan kementerian itu.

Sekitar 111 orang meninggal setelah terserang demam berdarah, tetapi tidak dapat diverifikasi apakah mereka meninggal karena Ebola.

Sedikitnya 111.920 orang telah divaksinasi sebagai bagian dari kampanye pencegahan yang dimulai pada 2018

Ebola merupakan demam tropis yang pertama kali muncul pada 1976 di Sudan dan Republik Demokratik Kongo serta dapat ditularkan dari hewan liar ke manusia.

Virus itu juga dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Ebola menyebabkan kehebohan global pada 2014 ketika wabah terburuk di dunia itu dimulai di Afrika Barat, menewaskan lebih dari 11.300 orang dan menginfeksi sekitar 28.600 orang setelah menyebar ke Liberia, Guinea dan Sierra Leone.