FaktualNews.co

Tanpa uang, Seorang Cakades di Jepara Terpilih

Advertorial     Dibaca : 1680 kali Penulis:
Tanpa uang, Seorang Cakades di Jepara Terpilih
FaktualNews.co/sofyan/
Sholihan, Cakades Banjar Agung, Kecamatan Bangsri, yang terpilih.

JEPARA, FaktualNews.co – Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis (17/10/2019) kemarin menggelar pilkades serentak di sebanyak136 desa. Ada yang mengejutkan pada pilkades Banjar Agung, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Pasalnya, tanpa mengeluarkan money politik alias serangan fajar, namun bisa memenangkan pertarungan di pilkades tersebut.

Pilkades di desa ujung utara Kabupaten Jepara, itu diikuti dua orang. Nomer satu Mifbahudin dan nomer dua Sholihan. Proses pemilihan sejak pagi berlangsung lancar, masing-masing kubu mengerahkan timses untuk memobilisasi massa pendukung.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Nah, pada saat penghitungan suara mulai terasa ketegangan. Hasil ini setelah suara nomer dua menyalip nomer satu. Kemudian pada akhir total suara nomer satu memperoleh 1670 dan nomer dua 2186. Sehingga dimenangkan calon kades yang diusung para relawan.

Arief Uliyanto, warga setempat, mengungkapkan bahwa pemenang pilkades itu tangan kosong alias tanpa mengeluarkan biaya. Bahkan warga urunan untuk mendukung jagonya.

“Alhamdulillah, meski tanpa serangan fajar nomer dua bisa menang telak dibandingkan lawannya yang pakai cara serangan fajar. Warga desa sekarang sudah cerdas untuk memilih calon pemimpinnya ,” kata Arief.

Ditambahkan, para pendukung cakades yang kalah tidak terima dengan kekalahan suara cukup jauh itu. Sehingga, belasan orang saat pulang menuju ke rumah masing-masing melalui depan rumah pemenang dengan menggeber sepeda motor.

“Ya ada insiden ketegangan sedikit, tapi sudah berhasil diredam. Jadi tidak terjadi sampai adu fisik ,” tandasnya. (Sofyan).

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...