FaktualNews.co

Warga Banjardowo Jombang Tanam Pisang di Tengah Jalan Kabupaten yang Rusak

Peristiwa     Dibaca : 160 kali Penulis:
Warga Banjardowo Jombang Tanam Pisang di Tengah Jalan Kabupaten yang Rusak
Faktualnews.co/Muji Lestari
Pengguna jalan melintas di jalan rusak di Desa Banjardowo, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Jalan penghubung antar Kecamatan di Dusun Sendangrejo Desa Banjardowo Kecamatan Jombang, Jawa Timur, rusak parah. Sebagai bentuk kekecewaan, warga setempat menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak itu pada Kamis (2/1/2020).

Dilansir KabarJombang.com, selain kondisi aspal yang mengelupas habis, jalan menuju dua kecamatan lain yakni Perak dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo ini juga licin. Tak jarang, banyak warga yang jatuh dan terpeleset kedalam lumpur karena terjerembab ditengah jalan tersebut.

Salah satu warga, Abdul Karim mengatakan, jalan yang rusak parah ini membentang sepanjang hampir satu kilometer. Kata dia, sejak awal musim hujan ini, kondisi jalan semakin parah dan nyaris tak bisa dilalui karena licin.

“Kami terpaksa menanami pisang karena kami kecewa, ini sangat becek apalagi kalau pas hujan, orang jatuh tidak hanya sekali dua kali saja, tapi sudah banyak korban,” ungkap Abdul Karim.

Sementara, Kepala Dusun Sendangrejo, Rokhim, tak menampik bahwa jalan rusak ini sudah banyak memakan korban. Hingga saat ini, kondisi tersebut belum pernah dilaporkan ke Pemkab Jombang.

Pihak Desa dan masyarakat hanya berupaya menguruk bagian jalan yang rusak secara swadaya. Namun, hal ini justru semakin membuat jalan menuju Desa Ploso Genuk Kecamatan Perak dan Karangdagangan, Bandar Kedungmulyo ini semakin parah.

Rokhim menambahkan, jalan di Dusun Sendangrejo ini merupakan jalan Kabupaten. Sebab, jalan yang berada di pegunungan Tunggorono ini merupakan tanah gerak. Dia berharap, Pemkab Jombang segera memperbaiki jalan rusak ini agar masyarakat semakin nyaman.

“Kami sudah swadaya lakukan pengurukan tapi kondisinya ya makin parah, bahkan tahun ini yang paling parah, ini jalan Kabupaten karena ini kontur tanahnya adalah tanah gerak,” pungkasnya.

 

 

Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...