FaktualNews.co

Aniaya Suami Mantan Istri, Pria Boyolangu Tulungagung Diciduk Polisi

Hukum     Dibaca : 467 kali Penulis:
Aniaya Suami Mantan Istri, Pria Boyolangu Tulungagung Diciduk Polisi
Faktualnews.co/Istimewa
Foto pelaku. (dokumentasi Polsek Tulungagung Kota).

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – MN (38) warga Kelurahan Jepun Tulungagung, harus berurusan dengan polisi akibat ulahnya melakukan penganiayaan terhadap suami mantan istrinya, Supriyanto (32) warga Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, Kamis (20/02) sore.

Selain melakukan penganiyaan, MN juga melakukan perusakan terhadap sebuah mobil Daihatsu Sigra warna merah ber-Nopol AD 9025 KT.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

”Benar, bahwa pada hari Kamis kemarin MN telah melakukan perusakan memakai linggis sebuah mobil Daihatsu Sigra warna merah AD 9025 KT milik korban. Sekarang kasusnya ditangani Polsek Tulungagung Kota,” terang Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari, Jumat (21/02/2020).

Anwari menambahkan, MN sempat mengatakan kepada korban untuk tidak menempati rumah tersebut dengan dalih hak rumah akan diberikan kepada anaknya.

Pelaku menjumpai korban ketika berada di teras rumah, kemudian dengan sebatang linggis pelaku memukul Supriyanto. Korban berusaha menangkis sambil berlari minta tolong kepada warga.

“Pelaku marah sehingga hilang kontrol lantas merusak mobil hingga kaca pecah,” imbuh Anwari.

Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tulungagung Kota dan polisi berhasil ditangkap lalu dibawa ke Mapolsek Kota.

“Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah linggis dan satu unit mobil Daihatsu Sigra AD 9025 KT,” paparnya.

Pelaku bakal dijerat dengan pasal 351 (1) dan atau pasal 406 (1) KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...