Peristiwa

Bobol Toko di Pasar Gotong Royong Probolinggo, Pria ini Dihajar Massa

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Iwan Irawan (39) pembobol toko baju di Pasar Gotong Royong, Kota Probolinggo, sudah lima kali mencuri. Meski begitu, warga jalan Cangjring, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran tersebut, tidak pernah dihukum atau dipenjara.

Informasi itu disampaikan Kapolsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota Kompol Firman, Sabtu (22/2/2020) siang di Mapolsek. Disebutkan, sebelumnya pelaku mencuri di lima tempat di waktu dan tempat berbeda. Dan Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, membobol rolling door toko pakaian milik Kasiatun (44) di dalam pasar Gotong Royong.

Akibat perbuiatannya itu, pelaku ditangkap dan dihajar massa lantaran kabur. Beruntung, petugas Polsek yang mendapat laporan dari warga, segera datang ke lokasi kejadian. Iwan kemudian diamankan dan langsung dibawa ke mapolsek Mayangan dengan muka bengkak.

“Sempat dihajar massa. Lalu dibawa ke sini,” ujar kapolsek.

Sebelum membobol toko pakaian di dalam pasar, pelaku mencuri satu tas cangklong di toko jalan Cokro. Menurut Kompol Firman, pelaku belum sempat membawa kabur pakaian. Iwan, ketahuan saat membuka rolling door.

“Sempat masuk ke toko bersembunyi karena aksinya ketahuan. Pelaku ditangkap, lalu kabur. Begitu ketangkap lagi dipukuli warga,” jelasnya.

Terpisah, Sukur (70) penjaga pasar mengaku, dirinya lah yang menangkap pelaku. Namun kabur setelah dibogem lantaran melawan dirinya. Kemudian dikejar warga dan tertangkap di luar pasar, tepatnya di pojok utara pasar.

“Digebuki warga. Untungnya petugas segera datang. Diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek,” katanya.

Diceritakan, malam itu Sukur curiga bunyi pintu rolling door dibuka. Karena masih menyelesaikan pekerjaan, ia menyuruh istrinya melihat toko milik Kasiatun. Ternyata istrinya melihat lelaki yang sedang membuka rolling door.

“Saya dipanggil oleh istri. Katanya ada orang buka rolling door. Saya langsung ke sana. Ternyata benar ada yang merusak gembok,” ujarnya.

Saat hendak ditangkap lanjut Sukur, pelaku masuk toko dan bersembunyi. Pelaku kemudian dibawa keluar dan diintograsi. Iwan sempat membantah dan melawan hendak memukul Sukur.

“Daripada kedahuluan, saya pukul dulu. Pelaku lalu lari dan ditangkap warga. Saya dari awal curiga karena rolling door bunyi lagi. Sebelumnya bunyi, tapi Bu Kasiatun yang nutup karena mau pulang,” katanya.

Kasiatin saat di Mapolsek mengaku, mendengar toko kainnya dibobol setelah dihubungi salah seorang pemilik toko di Pasar Gotong Royong. Disebutkan, saat pulang dari toko, ia melihat pelaku tengah duduk di tangga tingkat.

“Saya tahu pelaku duduk di tangga tingkat saat saya pulang. Ya nggak nyangka, kalau lelaki itu akan membobol toko saya. Belum ada yang dicuri,” katanya singkat.

Ariefbillah, Kepala UPT Pasar Gotong Royong membenarkan, kalau toko kain milik Kasiatun dibobol maling dan ditangkap warga lalu diamankan polsek Mayangan. Menurutnya, selama ia menjabat kepala UPT Pasar, tidak pernah ada kemalingan.

“Kalau sebelum saya, ada. Tapi bukan toko yang dibobol. Pencurian sepeda motor,” ujarnya singkat.