Pendidikan

Siswa SD di Kota Probolinggo Merokok di Kelas, Videonya Dilihat Anggota DPRD

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Di Kota Probolinggo, ada siswa SD yang merokok di dalam kelas saat jam pelajaran kosong. Kegiatan yang tidak pantas dilakukan anak-anak itu, dilaporkan ke DPRD setempat. Bahkan, sempat disidak Dewan ke sekolahannya.

Saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020) pagi, Kepala Dinas Pendidikan, Budaya dan Olahraga (Disdikpora) Muhammad Maskur mengaku, belum mendengar. Ia akan mencari tahu dan menelusuri kabar tak mengenakkan tersebut ke pihak sekolah.

Hasilnya, M Maskur mengiyakan, kalau salah seorang siswa kelas 6 salah satu SD Negeri di Kecamatan Wonoasih, merokok di dalam kelas. Bahkan, aksi yang dilakukan siswa yang dimaksud terekam di video.

“Ya di video. Kami tidak tahu, apakah rekaman videonya dishare di media sosial atau tidak,” katanya.

Yang pasti, setelah mengetahui kejadian itu, pihaknya telah mengingatkan pihak sekolah untuk lebih ketat mengawawsi siswanya. Terutama guru kelas yang selalu ada di ruang kelas saat jam pelajaran berlangsung.

“Didampingi terus. Jangan sampai murid ditinggal di dalam kelas. Di sekolah itu, tanggungjawab sekolah,” katanya.

Agar hal serupa tidak terjadi dikemudian hari, Maskur meminta pihak sekolah mengundang orang tua murid. Diharapkan, orang tua juga bertanggungjawab mengawasi tingkah laku anaknya.

“Siapa tahu anak itu merokok di luar sekolah. Kemudian kebiasaan tersebut dibawa ke lingkungan sekolah. Ini tanggungjawab kita semua,” katanya.

Saat ditanya mengapa sampai ada siswa lolos membawa ponsel ke sekolah, sehingga digunakan merekam aksi merokok? M Maskur mangaku, tidak tahu. Ia nantinya akan mengingatkan kepala sekolah untuk memperketat dan melarang siswa SD membawa ponsel saat bersekolah.

“Belum tahu, dengan alat apa siswa merekam. Kalau dengan HP, ya nanti kami minta untuk diperketat,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di SDN yang siswanya dilaporkan ada yang merokok. Ketua Komisi I, Mokhamad Jalal membenarkan, kalau komisinya melakukan sidak.

“Ya, barusan kami dari sana. Menindaklanjuti laporan siswa SD yang merokok dan direkam dalam video,” ujarnya saat tiba di gedung DPRD.

Politiksi PKB yang biasa disapa jalal ini mengaku, pelapor sekaligus menyerahkan rekamannya. Dalam videonya terlihat 2 siswa tengah merokok di dalam kelas. Dimungkinkan, 2 siswa itu berani merokok lantaran tidak ada gurunya.

“Situasi kelas seperti pembelajaran mandiri. Nggak tahu kemana gurunya. Mungkin sedang keluar atau apa, kami tidak tahu,” katanya.

Dalam sidak tersebut, Jalal dan anggota komisi lainnya tidak bertemu dengan 2 siswa yang merokok. Mengingat, hari itu siswa tengah mengikuti try-out, sehingga mereka tidak ingin mengganggu konsentrasi siswa.

“Sama anaknya kami tidak ketemu. Takut mengganggu karena sedang try-out. Ketemu sama pihak sekolah,” tandasnya.

Jalal meminta pihak sekolah agar tidak meninggalkan kelas apapun bentuk pembelajarannya. Mengingat, siswa selama berada di lingkungan sekolah menjadi tanggungjawab pihak sekolah sepenuhnya. Sedang kalau ada di rumah menjadi tanggungjawab orang tua.

“Kami tekankan agar peristiwa ini tidak terjadi lagi. Kami minta agar guru tidak boleh meninggalkan ruang kelas saat pembelajaran berlangsung,” katanya.