FaktualNews.co

Viral Pasar di Nganjuk Bakal Ditutup Gegara Corona, Ini Penjelasan Disperindag

Peristiwa     Dibaca : 1054 kali Penulis:
Viral Pasar di Nganjuk Bakal Ditutup Gegara Corona, Ini Penjelasan Disperindag
FaktualNews.co/R. M. Gawat
Disperindag Nganjuk nyatakan hoaks tentang kabar berantai yang menyebut pasar di Nganjuk bakal ditutup

NGANJUK, FaktualNews.co-Pesan berantai tentang penutupan pasar di wilayah Kabupaten Nganjuk akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19) viral di sejumlah media sosial (medsos). Kabar ini pun meresahkan warga maupun pedagang pasar.

Isi pesan yang viral tersebut, “Sekilas info mulai tanggal 22 Maret sampai 1 April pasar Nganjuk akan ditutup guna pencegahan Corona. Mari ibu-ibu segera memasok sayuran, lauk yang bisa bertahan di kulkas”.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Pesan ini dishare ke berbagai medsos, baik Facebook maupun Instagram serta WhatsApp Grup. Tak ayal, kabar inipun membuat resah warga.

“Sudah tahu (kabar viral, red). Makanya kami bertanya-tanya apa benar seperti itu, kalau ditutup pasarnya kami harus belanja kemana,” kata Nur Aminah, warga Kelurahan Ploso saat di Pasar Wage Nganjuk, Jumat (20/03/2020).

Keluhan hampir serupa disampaikan Wantini, pedagang di Pasar Wage. “Anak saya juga ngasih tahu (kabar viral penutupan pasar, red) itu. Kalau benar pasar nanti ditutup, kami mau cari uang dari mana,” ujar Wantini.

Viralnya pesan berantai tersebut pun mendapat respons dari Instagram Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Nganjuk.

Dalam unggahannya ditulis, pesan berantai tentang penutupan pasar adalah hoaks alias tidak benar.

Namun, respon dari Instagram Disperindag Nganjuk tidak bisa menghentikan meluasnya kabar tersebut. Justru diedit oleh netizen dengan dihapus kata “hoaks”.

Sehingga kabar tersebut seakan-akan bersumber dari Instagram Disperindag Nganjuk.

“Sempat diklarifikasi di Instagram kami (Disperindag). Tapi malah dimanfaatkan orang tidak bertanggungjawab. Sekarang sudah kami hapus,” kata Heni Rochtanti, Kepala Disperindag Nganjuk saat dikonfirmasi.

Ia menyatakan kabar tentang penutupan pasar adalah hoaks. “Tidak benar info itu, pasar tidak akan ditutup. Itu jelas hoaks yang beredar di medsos, dan kami sudah tahu itu,” ungkap Heni.

Menurutnya, klarifikasi resmi dari pihaknya sudah disebarkan berupa surat edaran. “Surat edaran sudah disebarkan ke mantri-mantri pasar. Kami sampaikan kepada masyarakat, tidak ada penutupan pasar,” tandas Heni.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags

YUK BACA

Loading...