Peristiwa

Wartawan Beri Bantuan APD Face Shield ke Puskesmas di Kota Probolinggo

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo diharap untuk tidak ke Puskesmas setempat, jika sakitnya tidak terlalu berat. Kalau sakitnya sudah serius, warga diminta segera ke Puskesmas. Tujuannya, untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Imbauan tersebut disampaikan Plt kepala Puskesmas setempat dr Eliza, usai menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari wartawan, Senin (13/4/2020) siang. APD berupa Face Shield (penutup wajah) yang terbuat dari plastik itu, hasil kolaborasi jurnalis yang liputannya di wilayah Kota Probolinggo dengan pihak Kecamatan Wonoasih.

APD tutup wajah sebanyak 50-an tersebut diberikan ke tim kesehatan Puskesmas setempat yang berada di garda depan dalam penanganan pasien virus Corona. Bantuan diterima langsung Plt kepala Puskesmas setempat dr Eliza didampingi pegawainya. APD tersebut diserahkan salah satu
perwakilan jurnalis.

Usai menerima bantuan Eliza berterusterang, akan memberikan bantuan yang diterima ke petugas kesehatan garis depan. Mengingat, APD berupa penutup wajah itu berguna dan bermanfaat. mengantisipasi dan mencegah penyebaran Virus Covid-19, ke tenaga medis dan medis saat bertugas melayani pasien Covid-19.

“Terima kasih atas bantuannya. Semoga APD yang kami terima ini bermanfaat bagi kami. Nanti kami berikan ke petugas kesehatan yang menangani menangani Covid-19. Agar mereka tidak tertular saat merawat pasien,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah penderita virus corona, Eliza enggan menyebut. Wartawan diminta konfirmasi langsung ke Satgas Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo. Agar mendapatkan kepastian jumlahnya, tidak simpang-siur.

“Soal jumlah, Tanya langsung ke satgas kota. Satu pintu, agar sama,” katanya.

Salah seorang wartawan, Farid Fahlevi berharap, APD yang disumbangkan ke Puskesmas Wonoasih bermanfaat. Kepada warga, ia mengimbau patuh terhadap aturan dan imbauan pemerintah. Agar tidak tertular virus yang dimaksud dan berharap bencana non alam tersebut, segera tuntas. “Semoga APD yang kami berikan bermanfaat,” katanya singkat.

Hingga saat ini, data yang ada di Dinkes Kota Probolinggo menyebut, ada 5 warga berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Untuk pasien yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 200 orang, 86 orang dalam pantauan dan 114 selesai dipantau. Sedang untuk pasien yang terkonfirmasi positif Virus Covid-19 masih belum bertambah, yakni ada 2 orang. Kondisinya saat ini terus memembaik.