FaktualNews.co

Tambahan 10 Positif Corona di Peterongan Jombang Mayoritas Tertular dari Luar Daerah

Kesehatan     Dibaca : 552 kali Penulis:
Tambahan 10 Positif Corona di Peterongan Jombang Mayoritas Tertular dari Luar Daerah
Faktualnews/benny hendro
Pasar Peterongan Jombang yang ditutup sementara setelah sejumlah pedagang terkonfirmasi positif corona.

JOMBANG, FaktualNews.co-Kasus terkonfirmasi positif virus corona di wilayah Kecamatan Peterongan Jombang terus meningkat dengan tajam.

Dari awalnnya 7 kasus ada tambahan 10 kasus terkonfirmasi positif covid-19, sehingga total untuk wilayah Kecamatan Peterongan ada 17 pasien positif corona.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Informasi yang dihimpun kabarjombang.com tambahan 10 kasus tersebut berasal dari Desa Mancar 8 orang, Desa keplaksari 1 orang, dam Desa Morosungingan 1 orang.

Sedangkan yang 7 orang sebelumnya berasal dari Desa Sumberagung 1 orang, Desa Keplaksari 1 orang namun meninggal, Desa Mancar 2 orang yang satu meninggal, dan terakhir dari Desa Tugusumberjo 1 orang.

Camat Peterongan Solahudin mengakui saat ini Kecamatan Peterongan ada tambahan 10 orang terkonfirmasi positif Covid-19

Rinciannya, tambah Solahudin, untuk Desa Mancar 8 orang, 7 di antaranya tertular dari Sidoarjo dan Surabaya karena mereka bekerja di sana. Sedangkan satu orang lagi dari Mancar merupakan pedagang Pasar Peterongan.

Sedangkan dua orang lagi untuk tambahan baru ini terdiri dari 1 pedagang Pasar Peterongan warga Morosunggingan, 1 orang warga Desa Keplaksari asal Kecamatan Perak, yang masih keluarga warga Keplaksari yang meninggal beberapa hari lalu.

“Untuk lebih jelasnya, tanya langsung ke Dinas Kesehatan, saya khawatir salah bicara. Sekarang sepuluh bisa berubah ada tambahan lagi, karena data sewaktu-waktu bisa berubah,” kata Solahudin, Sabtu (6/6/2020).(Slamet, Beny, Syarif).

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...