FaktualNews.co

Pandemi Covid-19, Berkah Pengrajin Face Shield di Tulungagung

Ekonomi     Dibaca : 240 kali Penulis:
Pandemi Covid-19, Berkah Pengrajin Face Shield di Tulungagung
FaktualNews.co/Istimewa/
Agus Widodo ketika membuat face shield di rumahnya.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Bermodal Rp 5 00 ribu, Agus Widodo warga Jalan MT Haryono Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung, berinovasi membuat face shield.

Di tengah pandemi Covid-19, usaha kreatifnya tersebut mempu membuatnya meraup keuntungan lumayan besar.

Awalnya, Agus tak menduga pelindung wajah buatannya menarik simpatik masyarakat, terutama anak-anak.

Dirinya beralasan membuat face shield ini untuk melindungi wajah ketika berbicara agar air ludahnya tidak sampai menempel ke orang lain.

Setelah itu, beberapa pesanan datang dari para pedagang yang mengambil tiga sampai lima lusin, hingga akhirnya face shield buatnnya merambah di pasaran wilayah Tulungagung, hingga ke luar daerah seperti Kediri, Malang dan Lampung.

Dari hasil usaha membuat face shield yang juga dipasarkan secara daring itu, penghasilan Agus selama dua hari sanggup mengantongi Rp 1 juta. Dengan penawaran harga per biji yang beragam, untuk dewasa Rp 15 ribu dan anak-anak Rp 12 ribu per buahnya.

“Awalnya saya dan istri berkunjung ke rumah temannya lihat bayi pakai faceshield. Seketika itu muncul ide, saya dan istri iseng-iseng belanja bahan baku di toko  membeli mika 03, spon hati, spon busa, stiker, lem, elastik dan kancing keling,” paparnya, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut Agus mengatakan, cara membuat juga tak butuh waktu lama, mudah dan simpel meski perlu kesabaran dan kreatifitas.

Agus bersyukur, face shield buatannya disambut teman sesama pedagang dan tetangga. Agus dibantu istri dan anak-anaknya dalam memproduksi face shied. Dalam sehari mampu memproduksi 144 buah.

“Dibanding dengan pekerjaan saya sebelumnya hanya berjualan tape bakar hasil tak seberapa. Dengan usaha yang baru berjalan ini  alhamdulillah sangat menguntungkan,” terangnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...