Peristiwa

Ini Cerita Petugas Pemakaman Covid-19 di Lamongan, Sempat Diusir Sang Istri

LAMONGAN, FaktualNews.co – Bripka Nanang Sumantri, seorang polisi anggota Intelkam Polres Lamongan yang ditugaskan menjadi petugas pemakaman jenazah Covid-19.

Saat menjalankan tugasnya, Sumantri mengaku sempat diusir sang istri dan tidak boleh pulang ke rumah. Istrinya takut Sumantri akan menularkan Covid-19 kepada keluarga di rumah.

“Awal-awal jadi petugas pemakaman Covid-19, tidak diperbolehkan pulang ke rumah dengan alasan membawa penyakit dan anggota keluarga lainnya merasa ketakutan dengan virus corona. Jadinya beberapa hari saya tidur di kantor,” kata Sumantri. Rabu (19/8/2020).

Namun setelah diberikan penjelasan bahwa proses pemakaman jenazah Covid-19 dilakukan dengan standar protokol, anggota intel Polres Lamongan bisa diterima kembali oleh istri beserta keluarganya.

“Sekarang istri saya sudah menyadari setelah mengetahui kalau proses pemakaman selalu menggunakan prosedur dan protokol kesehatan yang ketat,” tuturnya.

Selama mengemban tugas sebagai petugas pemakaman jenazah Cpvid-19, Sumantri telah melakukan lebih dari 130 pemakaman, baik jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun jenazah  terkonfirmasi positif Covid-19.

Atas kerja kerasnya selama pandemi Covid-19, Sumantri mendapatkan penghargaan berupa hadiah umrah dari Kapolres Lamongan. “Saya juga tidak tahu kalau dapat hadiah umrah dari bapak Kapolres, karena saat saya ditugaskan menjadi petugas pemakaman ya saya berangkat saja,” ungkapnya.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun mengatakan, “kami ucapan selamat kepada anggota yang telah berprestasi dalam menangani Covid-19. Saya ucapkan terima kasih kepada para bhabinkamtibmas yang telah melakukan pengabdian terbaik dalam pelayanan terhadap masyarakat.”

Selain Bripka Nanang Sumantri, anggota kepolisian Lamongan yang juga mendapat penghargaan adalah Ipda Sucipto, Aipda Purnomo, Aipda M Ariyono, Bripka Achmad Budiman dan Bripka Andri Prastio.

Harun berpesan agar penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi seluruh anggota di Polres Lamongan untuk selalu menjalankan tugas dengan sepenuh hati.

“Kita sebagai polisi harus selalu hadir ditengah tengah masyarakat untuk melakukan pelayanan dan membantu mereka. Kita harus memberikan contoh kepada masyarakat dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas Harun.