FaktualNews.co

Satu Lagi Pelaku Persetubuhan 2 Pelajar SMP di Nganjuk Ditangkap

Peristiwa     Dibaca : 333 kali Penulis:
Satu Lagi Pelaku Persetubuhan 2 Pelajar SMP di Nganjuk Ditangkap
FaktualNews.co/Romza
Tiga tersangka saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Nganjuk.

NGANJUK, FaktualNews.co – Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk menangkap satu dari empat orang pelaku persetubuhan terhadap siswi SMP di Desa Sekaran, Kecamatan Loceret. Sehingga saat ini sudah ada tiga pelaku yang ditahan di Mapolres Nganjuk, sementara satu orang lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Jadi sebelumnya kan dua orang yang kami amankan. Ini ada satu lagi yang diamankan. Total sudah ada tiga orang pelaku yang diamankan. Sedangkan satu orang masih kami lakukan pengejaran,” kata Kasatreskrim Polres Nganjuk, Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Rabu (11/11/2020).

Ia menjelaskan, para pelaku sebenarnya hanya sebatas kenalan biasa, bukan pacaran. Mereka saling mengenal melalui media sosial Facebook.

“Diajak ketemuan, lalu korban mengajak temannya itu datang ke rumah pelaku WS. Ternyata di sana ada 4 orang laki-laki sedang mabuk,” jelas Nikolas.



Saat kejadian, kata Nikolas, ada pemaksaan terhadap korban. Korban ditarik masuk ke kamar di rumah tersebut.

“Untuk korban yang satu digilir oleh tiga pelaku. Sedangkan satu korban disetubuhi seorang pelaku lainnya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, orang tua kedua korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polsek Loceret. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya polisi berhasil menangkap dua pelaku, yakni WS dan MN.

Dari hasil pemeriksaan, kejadian ini bermula saat WS menghubungi EO melalui chating Facebook diajak bertemu di rumahnya di Desa Sekaran, Minggu (08/11/2020) sore.

Selanjutnya, EO mengajak HR mengendarai sepeda motor menuju rumah WS. Setibanya di rumah WS, ternyata sudah ada MN, DE, dan DK yang sedang menenggak arak jowo.

Setelah mengobrol, tiba-tiba HR diajak berhubungan badan oleh tiga orang yaitu WS, DE dan DK , sedangkan EO berhubungan badan dengan MN.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...