FaktualNews.co

Tunawisma Ditemukan Meninggal di Bawah Kolong Jembatan Jember

Peristiwa     Dibaca : 498 kali Penulis:
Tunawisma Ditemukan Meninggal di Bawah Kolong Jembatan Jember
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Proses evakuasi mayat tunawisma di Jember.

JEMBER, FaktualNews.co – Seorang pria diduga tunawisma bernama Sutrisno (50), ditemukan meninggal pada, Senin (30/11/2020) di bawah kolong jembatan Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir liar di sekitar Pasar Tanjung itu diketahui meninggal setelah warga sekitar mencium bau menyengat yang berasal dari bawah kolong jembatan.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Sempat diduga bau menyengat itu berasal dari bau sampah atau bangkai di sungai. Namun setelah diperiksa oleh warga, diketahui korban meninggal dalam kondisi terlentang.

Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematian, Polisi masih melakukan pemeriksaan visum pada tubuh korban.

Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi di Kamar Mayat RSD dr. Soebandi, Kecamatan Patrang.

“Tadi sekitar pukul 11.00 WIB, kami menerima laporan warga bahwa ada orang meninggal dunia di bawah kolong jembatan itu,” kata Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto.

Edy menjelaskan, setelah mendapat informasi tersebut anggota Polsek Kaliwates datang ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Selanjutnya Panit Reskrim (Polsek Kaliwates) bersama tiga anggota kami mendatangi ke TKP,
Kemudian memeriksa sejumlah saksi,” katanya.

Menurut keterangan saksi, kata Edy, korban tinggal di bawah kolong jembatan sekitar 3 bulan terakhir.

“Kemudian setiap harinya menjadi tukang parkir malam di Pasar Tanjung (tidak jauh dari TKP), sepengetahuan saksi almarhum jarang bersosialisasi dengan warga namun juga tidak bermasalah,” ungkapnya.

Namun demikian, selama tiga hari terahir sebelum ditemukan meninggal, korban tidak pernah kelihatan keluar dari tempat tinggalnya di bawah kolong jembatan itu.

“Sampai kemudian, korban sudah ditemukan meninggal karena baunya yang sampai ke rumah warga,” katanya.

Selanjutnya jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Soebandi Patrang untuk dilakukan visum. “Untuk mengetahui penyebab kematian, dan kapan waktu meninggalnya. Kemudian menunggu pihak keluarga yang mungkin kehilangan anggota keluarganya,” ujar Edy.

Sementara itu terpisah, salah seorang warga sekitar Doni, mengaku mengenal dengan korban. Ia mengatakan, korban selama beberapa bulan belakangan memang tinggal di bawah kolong jembatan itu.

“Korban ini ditemukan sudah meninggal begini ini posisinya (meringkuk), selama ini tidak ada masalah, dan kasihan memang tinggal di sini (bawah kolong jembatan),” katanya.

Lanjut Doni, dirinya mengenal korban, dan sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir liar di Pasar Tanjung. “Kalau malam jadi tukang parkir, kasihan. Ditemukan ya sudah meninggal, tiga harian gak kelihatan. Mungkin meninggalnya sudah tiga hari yang lalu itu,” ujarnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...