FaktualNews.co

Wisata Mbalong Kawok Tulungagung, Padukan Alam dan Kuliner

Wisata     Dibaca : 165 kali Penulis:
Wisata Mbalong Kawok Tulungagung, Padukan Alam dan Kuliner
FaktualNews.co/Latif//
Eksotisme wisata Mbalong Kawok Tulungagung di malam hari. 

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Mbalong Kawok salah satu wisata di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, belakangan ini viral di media sosial. Demikian ini karena suasana dan aneka macam makanannya.

Kepala Desa Sumberjo Kulon, Suhardi (43) menjelaskan, Mbalong Kawok dulunya adalah rawa, melihat  tanahnya kurang produktif. Akan tetapi suasana yang sejuk dan rindang kemudian pada tahun 2016 pihak desa berinisiatif untuk membuat tanah tersebut menjadi produktif.

Sesuai dengan masukan dari Karang Taruna dan pihak desa, pada tahun 2016 kita mulai dilakukan pengerukan dan pembersihan. Begitu sudah mulai tertata banyak orang yang mulai berdatangan baik itu nongkrong dan memancing atau sekedar menikmati pemandangan

“Proses terus kami lakukan pada tahun 2017 mulai kita lakukan pemavingan untuk daerah Pujasera, “ujar Suhardi.

Pada tahun 2017 sudah mulai ada yang berjualan, dengan membawa barang barang dari rumah akan tetapi dalam berjualan masih belum tertata rapi.

Melihat tempat ini semakin ramai, dilakukan pemugaran dengan luas tanah sekitar 1 hektar itu, untuk dijadikan wisata, kuliner dan edukasi.

“Karena masyarakat membuat rukonya kurang layak dan kurang tertata. Akhirnya kami buatkan ruko dengan penataan yang bagus,”jelasnya.

Dan setelah tempat ini jadi sekitar tahun 2020 kebetulan angkringan sedang ramai ramainya, pada bulan Juli tahun 2020, karang taruna membuat angkringan yang bernama Iki Angkringan.

Lambat laun semakin ramai dan ditambah tempat, yang bisa menyerap sekitar 85 persen dari warga Sumberjo Kulon dan 15 persen dari masyarakat luar. Ada salah satu aset desa yang dikelola Bumdes yaitu kopi pendopo.

“Alhamdulillah semakin lama tempat mulai tertata rapi, dan mulai ramai pengunjung. Bahkan dari luar Ngunut juga mulai berdatangan,” terangnya.

Untuk sementara ini difokuskan ke kuliner dan berbagai minuman. Selanjutnya ke wahana da wisata edukasi.

“Rencana kedepannya pihak desa akan membuat resto gurami bakar, di timurnya Iki Angkringan,” jelasnya.

Agar menjaga pengunjung dan kebersihan, pihak pengelola menghimbau agar menjaga kebersihan dan kualitas makanan dan minuman yang mereka jual. Hal ini agar pengunjung selain bisa menikmati pemandangan dan suasana yang sejuk, juga bisa menikmati wisata kulinernya.

Dikatakan, dibuatnya wisata ini bertujuan juntuk meningkatkan penghasil masyarakat dan untuk pengentasan kemiskinan. Selain itu memberdayakan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin