FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bupati Jember Segera Sertifikasi dan Inventarisir Tanah Pesisir Selatan

Advertorial     Dibaca : 249 kali Penulis:
Bupati Jember Segera Sertifikasi dan Inventarisir Tanah Pesisir Selatan
FaktualNews.co/Istimewa
Bupati Jember Hendy Siswanto saat meninjau wilayah pesisir selatan, Kamis (26/8/2021).

JEMBER, FaktualNews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan segera melakukan sertifikasi dan inventarisir tanah yang berada di wilayah tanah pesisir Pantai Selatan.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan rencana tersebut akan direalisasi melalui program Sertifikasi Tanah Pesisir.

“Ke depan Pemkab Jember akan mendirikan kantor di sana (pesisir pantai selatan), sesuai dengan Master Plan yang didesain diantaranya untuk tempat pariwisata dan melibatkan sumber daya manusia dari keluarga para nelayan. Akan kita pekerjakan semua disini, biar mereka para nelayan yang mendapatkan manfaatnya,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto, Kamis (26/8/2021).

Upaya untuk sertifikasi lahan itu, Pemkab Jember juga akan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Yakni untuk mengurus juga tentang HPL atau Hak Penggunaan Lahan mulai dari ujung timur Pantai Bande Alit hingga ujung barat perbatasan Kabupaten Jember,” katanya.

“Nantinya di situ kita akan kelola tanah-tanah itu, kita ambil hasil lautnya untuk mengatasi kemiskinan di pesisir pantai selatan yang angkanya 30 persen,” sambungnya.

Upaya sertifikasi dan inventarisir tersebut, sebelumnya disampaikan bupati. Sebagai upaya membangun Kawasan Ekonomi Khusus di lokasi pesisir pantai selatan Jember.

Meliputi pembangunan kawasan wisata laut, serta pengolahan hasil laut. Untuk program sertifikasi tanah pesisir dimulai dari kawasan pantai pesisir di Kecamatan Puger, Gumukmas, Ambulu dan Kencong.

Upaya lanjutan yang akan dilakukan, lanjut Hendy, pihak Pemkab Jember juga akan memanggil seluruh pemilih hak kelola atau hak guna usaha di sepanjang pesisir pantai selatan.

“Kita panggil mereka dan sepanjang mereka memiliki hak dan sesuai aturan, silahkan. Tapi kalau tidak, saya akan tawarkan, tidak akan kami usir, kita tawarkan bisa bekerjasama dengan Pemkab. Yang jelas kami tidak mengusir siapapun, kami akan ajak kerjasama, kalau mau. Kalau tidak mau kami tetap akan ambil posisi, apakah kita ambil alih atau hal yang lain, tentunya siapapun mereka akan kita ajak kerjasama dengan Pemkab Jember, kita perlu ambil manfaat dari laut untuk kesejahteraan masyarakat,” ulasnya.

“Jika sudah tersertifikasi, akan diapakan? Saya punya master plan, nanti akan saya ceritai lagi,” sambungnya setengah bercanda.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh