FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Penjambretan Bocah di Surabaya Terekam CCTV, Korban: Saat Itu Saya Mau Salat Berjemaah

Peristiwa     Dibaca : 304 kali Penulis:
Penjambretan Bocah di Surabaya Terekam CCTV, Korban: Saat Itu Saya Mau Salat Berjemaah
FaktualNews.co/Istimewa
Tangkapan layar rekama CCTV milik warga sekitar lokasi penjambretan di Jalan Karah I, Jambangan, Surabaya.

SURABAYA, FaktualNews.co – Aksi penjambretan dengan korban bocah SD di Jalan Karah I, Jambangan, Surabaya terekam CCTV dan beredar di media sosial.

Korban berisial AL (9) mengatakan, penjabretan itu terjadi pada Rabu (15/9/2021) ketika dia pulang dari belajar kelompok dengan berjalan kaki menuju ke masjid untuk salat bersama rekannya berinisial RK.

Sambil berjalan AL mengoperasikan ponsel milik RK. Sesampainya di depan rumah kosong, korban dipepet pelaku dari belakang.

“Saya lihat jadwal sekolah di HP sambil berjalan mau ke masjid. Pelaku datang dari belakang langsung merampasnya,” kata AL, saat ditemui di rumahnya, Jumat (17/9/2021).

Lanjut korban, spontan sempat meneriaki jambret. AL dibantu RK juga berlari mengejar pelaku yang kabur mengendarai motor Honda Beat warna biru putih.

“Sempat teriak jambret, tapi pelaku berhasil kabur,” jelasnya.

Bocah kelas IV SD itu menyatakan, pelaku berjumlah satu orang. Setelah kejadian, langsung mendatangi Polsek Jambangan bersama temannya untuk melapor.

Sementara dari video rekaman kamera pengawas, pelaku terlihat memakai helm warna merah, kaos hitam, dan celana jeans. Saat beraksi pelaku mengendarai motor Honda Beat warna biru putih namun nopolnya tidak jelas.

Ibu korban, Yanti, menambahkan yang dirampas pelaku adalah ponsel milik teman anaknya.

“HP milik Raka teman anak saya. Saat itu dipinjam anak saya sebentar, atas kejadian itu saya sudah lapor ke polisi,” ucap dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jambangan Iptu Hadi Ismanto, saat dikonfirmasi membenarkan korban telah melapor. Pihaknya sudah melakukan cek TKP dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

“Korban sudah melapor. Saat ini masih lidik,” ucapnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh