FaktualNews.co

Menparekraf Sandiaga Minta Wisata Alam dan Budaya di Bondowoso Dikolaborasikan

Nasional     Dibaca : 73 kali Penulis:
Menparekraf Sandiaga Minta Wisata Alam dan Budaya di Bondowoso Dikolaborasikan
FaktualNews.co/Deni Ahmad Wijaya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memainkan tradisi Ronjengan atau memukul Lesung di sela kunjungannya di Bondowoso, Jumat (17/9/2021) malam.

BONDOWOSO, FaktualNews.co – Kabupaten Bondowoso memiliki ragam destinasi wisata. Tidak hanya wisata alam, melainkan juga wisata budaya. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta keduanya dikolaborasikan.

“Sangat memungkinkan (kolaborasi wisata), karena kita melihat bondowoso sangat beragam ya. Tadi pak wakil bupati dan pak ketua DPRD menceritakan fenomena-fenomena wisata berbasis alam tapi juga ada daya tarik wisata berbasis budaya,” kata Sandiaga Uno saat kunjungan kerja di Kabupaten Bondowoso, Jumat (17/9/2021) malam.

Menurut Sandiaga, kolaborasi kedua destinasi wisata tersebut bisa menciptakan destinasi wisata kelas dunia.

“Jadi ini kualitasnya kelas satu, yang akan kita kemas nanti. Tentunya dengan bingkai kolaborasi,” tutur mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Ia berharap upaya itu bisa menggerakkan kembali sektor pariwisata yang sempat macet gegara pandemi.

“Ujungnya adalah kita harus mampu menggerakkan ekonomi kita kembali, membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif,” harap Sandiaga.

Mantan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia ini mencontohkan dengan adanya pesantren wisata di Bondowoso. Kemudian juga ada tradisi seni musik Ronjengan yang menjadi daya tarik wisatawan.

Sebelum wawancara cegat, Sandiaga sempat mencoba bermusik Ronjengan bersama Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dan Kepala Disparpora setempat Mulyadi.

“Itu sensasi tersendiri. (Suaranya merdu) karena dari segi pengalaman ya. Kita kira mudah, ternyata gak mudah juga,” kata Sandiaga menanggapi hasil jerih payahnya memainkan Ronjengan.

Menurutnya, ada ritme yang harus disesuaikan, dipahami dan dikerjasamakan dengan baik oleh seluruh pemukul Lesung tersebut.

“Ini bentuk kerjasama dan kolaborasi gotong royong yang merupakan nilai luhur bangsa kita,” tutur Sandiaga. (Deni)

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh