FaktualNews.co

Capaian Vaksinasi untuk Lansia di Jombang Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Kesehatan     Dibaca : 66 kali Penulis:
Capaian Vaksinasi untuk Lansia di Jombang Masih Rendah, Ini Penyebabnya
FaktualNews.co/istimewa
Para lansia yang mengikuti vaksinasi dosis kedua di pendapa Pemkab Jombang beberapa waktu lalu.

JOMBANG, FaktualNews.co – Berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Diskes) Jombang, sampai saat ini capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) masih jauh dari target yang ditentukan.

Dari target minimal 60 persen sejak dimulainya pelaksanaan vaksinasi untuk lansia, saat ini baru mencapai 47,1 persen dari jumlah keseluruhan lansia yang menjadi sasaran mendapatkan suntikan vaksin.

Kepala Diskes Kabupaten Jombang Budi Nugroho mengungkapkan, hingga saat ini, vaksinasi dosis 1 mencapai 68 persen. Sedangkan vaksinasi dosis 2 sebanyak 44,2 persen.

Sementara, sebelum pertengahan Oktober mendatamg, pihaknya menargetkan bisa melaksanakan vaksinasi hingga 70 persen dari 1 juta lebih orang yang menjadi sasaran vaksinasi.

“Tapi untuk lansia, kita masih 47,1 persen. Nah, ini masih 13 persen yang kita kejar untuk mencapai target 60 persen,” ungkap Budi, Rabu (22/9/2021).

Budi menjelaskan, masih rendahnya pancapaian vaksinasi menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Pemkab Jombang. Kondisi ini cukup ironis, sebab, kata dia, selama ini angka kematian yang ada sebagian besar berasal didominasi dari kalangan lansia.

Budi menyebut, beberapa kendala vaksinasi untuk lansia, antara lain faktor ketakutan terhadap dampak vaksian, serta berbagai keluhan dari lansia.

“Selama ini kehadiran (lansia) untuk vaksinasi memang agak sulit. Faktornya ya agak ketakutan, kesulitan jalan, belum lagi dia mempunyai keluhan yang merepotkan,” imbuhnya.

Pihaknya pemerintah daerah saat ini terus berupaya memenuhi target minimal pancapaian vaksinasi, termasuk meningkatkan partisipasi lansia.

Menurut Budi, Vaksinasi menjadi bagian penting untuk menanggulangi penyebaran virus corona, disamping terus mendorong kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan disetiap kesempatan.

Selain meningkatkan kekebalan setiap orang dari infeksi virus corona, vaksinasi juga bisa mengurangi resiko perburukan para pasien. Namun, Budi menandaskan, vaksinasi bukan satu-satunya cara mencegah seseorang tertular covid-19.

Disiplin untuk memakai masker, menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan, serta disiplin menjaga jarak, juga menjadi langkah untuk menjaga diri dari terpapatnya virus corona.

“Makanya kami ngotot untuk segera merampungkan vaksinasi. Tetapi, meskipun sudah vaksin dan apapun level PPKM kita, disiplin protokol kesehatan menjadi keharusan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono