FaktualNews.co

Kiai Said Aqil Siradj Siap Dicalonkan Lagi Sebagai Ketum PBNU dalam Muktamar ke-34

Nasional     Dibaca : 193 kali Penulis:
Kiai Said Aqil Siradj Siap Dicalonkan Lagi Sebagai Ketum PBNU dalam Muktamar ke-34
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Foto ; Kiai Said Aqil Siradj saat berkunjung ke Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – KH Said aqil Siradj mengaku siap mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum PBNU, pada Muktamar ke-34 yang rencananya akan diselenggarakan di Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang.

Hal ini disampaikannya saat melakukan ziarah kubur ke makam KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di kompleks Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur, Kamis (7/10/2021) sore.

Setibanya di Denanyar, Kiai Said langsung disambut oleh sejumlah pengasuh pesantren, diantaranya KH KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam yang juga sebagai Wakil Ketua PWNU Jatim. Selanjutnya, Kiai Said beserta rombongan langsung melakukan dzikir dan doa bersama serta tabur bunga di makam mendiang Mbah Bisri.

Saat disinggung mengenai kedatangannya ke Jombang ini merupakan salah satu upaya konsolidasi terkait pelaksanakan Muktamar yang tak lama lagi bakal berlangsung itu, Kiai Said pun mengelak. Dia mengungkapkan, bahwa ziarah ini merupakan hal yang biasa dilakukan, terlebih untuk para pendiri NU.

“Saya ziarah ke kiai sepuh hal yang biasa. Soal Muktamar NU kalau diminta saya siap maju, kalau nggak ya enggak, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

“Ziarah kubur merupakan prinsip saya, dimana-mana ulama aulia, ketika saya masuk ke suatu daerah, apalagi ke pendiri NU, Tebuireng, denanyar, Tambakberas, tapi karena ada pandemi covid-19 ini, 2 tahun tidak kesini,” tandasnya.

Sejauh ini, PBNU sudah memutuskan bahwa Muktamar NU ke-34 akan digelar di Lampung pada akhir tahun ini. Sebelumnya, konferensi besar yang awalnya memutuskan Muktamar ke-34 NU akan digelar pada Oktober 2021, harus diundur pada Desember karena adanya wabah pandemi ini.

Hanya saja, sejauh ini sistem apakah yang akan diterapkan dalam pelaksanaannya nanti, kata Kiai Said, masih menunggu hasil musyawarah lebih lanjut.

“Soal sistem apa nanti, lihat saja. Kalau satgas mengijinkan ya kami akan Luring (luar jaringan). Kalau panitia sudah siap, sudah satu tahun disiapkan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid